Jumlah tertanggung asuransi jiwa 2013 naik 92,5%
Kamis, 13 Maret 2014 - 13:56 WIB
Jumlah tertanggung asuransi jiwa 2013 naik 92,5%
A
A
A
Sindonews.com - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat jumlah tertanggung selama di industri asuransi jiwa tanah air pada 2013 meningkat 92,5 persen dari 45,77 juta orang menjadi 88,13 juta orang.
Ketua Umum AAJI, Hendrisman Rahim mengatakan, kenaikan ini didorong oleh pertumbuhan jumlah tertanggung baik secara individu maupun kelompok.
Pada kuartal IV/2013, perusahaan asuransi mencatat pertumbuhan jumlah tertanggung individu meningkat 24 persen menjadi 13,62 juta orang dari 10,99 juta orang.
Sementara, jumlah tertanggung naik 114,2 persen menjadi 74,51 juta orang dari 34,78 juta orang. "Kesadaran dan pemahaman nasabah mengenai asuransi jiwa tahun lalu semakin meningkat dan bertumbuh positif di tengah gejolak ekonomi 2013," kata dia di The Plaza, Jakarta, Kamis (13/3/2014).
Dia menuturkan, pertumbuhan jumlah tertanggung dan total premi lanjutan merupakan sinyal positif untuk perkembangan industri asuransi jiwa yang akan terus tumbuh, meski terjadi pelambatan pertumbuhan premi baru.
"Karena itu, AAJI bersama 47 anggotanya berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan kepada masyarakat Indonesia," tegasnya.
Sementara, jumlah investasi naik hingga 10,8 persen menjadi Rp251,5 triliun dari Rp227,07 triliun. Begitu juga dengan total aset perusahaan yang naik 8,3 persen menjadi Rp289,70 triliun dari Rp267,56 triliun.
"Kami terus tumbuh positif dan pertumbuhan ini menandakan nasabah semakin paham mengenai pentingnya asuransi jiwa dalam memberikan perlindungan pada saat paling dibutuhkan," pungkasnya.
Ketua Umum AAJI, Hendrisman Rahim mengatakan, kenaikan ini didorong oleh pertumbuhan jumlah tertanggung baik secara individu maupun kelompok.
Pada kuartal IV/2013, perusahaan asuransi mencatat pertumbuhan jumlah tertanggung individu meningkat 24 persen menjadi 13,62 juta orang dari 10,99 juta orang.
Sementara, jumlah tertanggung naik 114,2 persen menjadi 74,51 juta orang dari 34,78 juta orang. "Kesadaran dan pemahaman nasabah mengenai asuransi jiwa tahun lalu semakin meningkat dan bertumbuh positif di tengah gejolak ekonomi 2013," kata dia di The Plaza, Jakarta, Kamis (13/3/2014).
Dia menuturkan, pertumbuhan jumlah tertanggung dan total premi lanjutan merupakan sinyal positif untuk perkembangan industri asuransi jiwa yang akan terus tumbuh, meski terjadi pelambatan pertumbuhan premi baru.
"Karena itu, AAJI bersama 47 anggotanya berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan kepada masyarakat Indonesia," tegasnya.
Sementara, jumlah investasi naik hingga 10,8 persen menjadi Rp251,5 triliun dari Rp227,07 triliun. Begitu juga dengan total aset perusahaan yang naik 8,3 persen menjadi Rp289,70 triliun dari Rp267,56 triliun.
"Kami terus tumbuh positif dan pertumbuhan ini menandakan nasabah semakin paham mengenai pentingnya asuransi jiwa dalam memberikan perlindungan pada saat paling dibutuhkan," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :