Ernst & Young luncurkan survei nasabah bank
Kamis, 13 Maret 2014 - 16:06 WIB
Ernst & Young luncurkan survei nasabah bank
A
A
A
Sindonews.com - PT Ernst & Young (EY), perusahaan jasa profesional yang menjadi salah satu dari the big four auditors meluncurkan survei tentang nasabah perbankan.
Dalam survei yang dinamakan Winning Through Customer Experience, EY mengungkapkan kepercayaan nasabah terhadap industri perbankan telah mengalami kebangkitan kembali. Kepercayaan ini didukung kualitas masing-masing nasabah di dalam pengalamannya terhadap industri perbankan.
"Kepercayaan nasabah terhadap perbankan ritel berhasil meningkat di tahun yang penuh tantangan bagi industri perbankan. Keberhasilan ini secara garis besar adalah dampak dari pertumbuhan ekonomi yang pesat di wilayah Asia Pasifik," ungkap Ketua EY Financial Services untuk Asia Tenggara, Nam Soon Liew, Kamis (13/3/2014).
Selain itu, survei ini juga menyatakan bahwa layanan perbankan tradisional yang diberikan oleh bank sudah baik. Namun, masih terdapat kekurangan yang cukup signifikan. Di antaranya menyediakan pelayanan penting untuk pengalaman nasabah dan meningkatnya jumlah pesaing dari penyedia baru layanan perbankan.
"Sebagai wilayah yang memiliki karakter nasabah yang berbeda dengan berbagai macam kebutuhan layanan perbankan, perbedaan ini yang menjadi pemicu meningkatnya kepercayaan terhadap perbankan ritel di suatu pasar dengan pasar lainnya," ujarnya dia.
Menurutnya, satu faktor signifikan yang memengaruhi tingkat kepercayaan adalah pengalaman dari masing-masing nasabah itu sendiri.
Dalam survei yang dinamakan Winning Through Customer Experience, EY mengungkapkan kepercayaan nasabah terhadap industri perbankan telah mengalami kebangkitan kembali. Kepercayaan ini didukung kualitas masing-masing nasabah di dalam pengalamannya terhadap industri perbankan.
"Kepercayaan nasabah terhadap perbankan ritel berhasil meningkat di tahun yang penuh tantangan bagi industri perbankan. Keberhasilan ini secara garis besar adalah dampak dari pertumbuhan ekonomi yang pesat di wilayah Asia Pasifik," ungkap Ketua EY Financial Services untuk Asia Tenggara, Nam Soon Liew, Kamis (13/3/2014).
Selain itu, survei ini juga menyatakan bahwa layanan perbankan tradisional yang diberikan oleh bank sudah baik. Namun, masih terdapat kekurangan yang cukup signifikan. Di antaranya menyediakan pelayanan penting untuk pengalaman nasabah dan meningkatnya jumlah pesaing dari penyedia baru layanan perbankan.
"Sebagai wilayah yang memiliki karakter nasabah yang berbeda dengan berbagai macam kebutuhan layanan perbankan, perbedaan ini yang menjadi pemicu meningkatnya kepercayaan terhadap perbankan ritel di suatu pasar dengan pasar lainnya," ujarnya dia.
Menurutnya, satu faktor signifikan yang memengaruhi tingkat kepercayaan adalah pengalaman dari masing-masing nasabah itu sendiri.
(izz)
Lihat Juga :