OECD: Tingkat pengangguran di negara maju stabil
Kamis, 13 Maret 2014 - 18:43 WIB
OECD: Tingkat pengangguran di negara maju stabil
A
A
A
Sindonews.com - Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan, OECD melaporkan, tingkat pengangguran di negara-negara maju pada Januari 2014 stabil diangka 7,6 persen, dengan 46,2 juta orang mencari pekerjaan setelah terjadi krisis keuangan selama enam tahun.
Seperti dikutip dari AFP, Kamis (13/3/2014), tingkat pengangguran di zona euro juga stabil, tetapi pada tingkat yang jauh lebih tinggi dari 12,0 persen. OECD mengatakan, jumlah orang yang mencari pekerjaan di 34 negara yang sekarang 11,5 juta lebih tinggi sejak Juli 2008.
Namun, dengan latar belakang pemulihan ekonomi yang rapuh sejak titik tinggi pada April 2010, jumlah pengangguran turun 3,8 juta orang. Sementara, tingkat pengangguran di Amerika Serikat pada Januari turun 0,1 persen menjadi 6,6 persen.
Tingkat pengangguran di Jepang stabil diangka 3,7 persen. Pengangguran tetap menjadi masalah kronis di beberapa negara zona euro. Di Yunani, angka terakhir untuk November menunjukkan tingkat di kalangan anak muda menjadi 59,0 persen, Spanyol pada Januari mencapai 54,6 persen, Italia 42,4 persen, Portugal 34,7 persen dan di Republik Slovakia mencapai 31,3 persen.
Seperti dikutip dari AFP, Kamis (13/3/2014), tingkat pengangguran di zona euro juga stabil, tetapi pada tingkat yang jauh lebih tinggi dari 12,0 persen. OECD mengatakan, jumlah orang yang mencari pekerjaan di 34 negara yang sekarang 11,5 juta lebih tinggi sejak Juli 2008.
Namun, dengan latar belakang pemulihan ekonomi yang rapuh sejak titik tinggi pada April 2010, jumlah pengangguran turun 3,8 juta orang. Sementara, tingkat pengangguran di Amerika Serikat pada Januari turun 0,1 persen menjadi 6,6 persen.
Tingkat pengangguran di Jepang stabil diangka 3,7 persen. Pengangguran tetap menjadi masalah kronis di beberapa negara zona euro. Di Yunani, angka terakhir untuk November menunjukkan tingkat di kalangan anak muda menjadi 59,0 persen, Spanyol pada Januari mencapai 54,6 persen, Italia 42,4 persen, Portugal 34,7 persen dan di Republik Slovakia mencapai 31,3 persen.
(izz)
Lihat Juga :