Gandeng Pemrov Jatim, Citilink buka rute ke Malaysia
Jum'at, 14 Maret 2014 - 14:35 WIB
Gandeng Pemrov Jatim, Citilink buka rute ke Malaysia
A
A
A
Sindonews.com - PT Citilink Indonesia, anak perusahaan PT Garuda Indonesia memperoleh dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur untuk melakukan ekspansi bisnis ke luar negeri, seperti Malaysia.
Hal tersebut karena ekspansi itu dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah tersebut, terutama dalam meningkatkan sektor pariwisata dan tenaga kerja.
CEO Citilink Arif Wibowo mengatakan, kerja sama dengan pemerintah daerah sudah semestinya dilakukan mengingat Jawa Timur merupakan wilayah dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat dan juga berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional.
"Dengan pertumbuhan ekonomi yang mencapai 6,5 persen menjadikan wilayah Jawa Timur terbuka bagi peluang bisnis yang besar termasuk dalam sektor penerbangan," kata Arif di Jakarta, Jumat (14/3/2014).
Dia melanjutkan, pihaknya melihat peluang bisnis tersebut khususnya di sektor pariwisata dan adanya mobilitas penduduk di kedua wilayah, Jatim dan Johor Bahru, yang cukup tinggi dalam memanfaatkan jasa angkutan udara.
Sekretaris Daerah Pemprov Jawa Timur Akhmad Sukardi mengungkapkan, pihaknya mendukung kerja sama dengan Citilink dalam mendatangkan wisatawan mancanegara, seperti dari Malaysia untuk berwisata ke Jawa Timur, yang memiliki tempat wisata menarik.
Hal itu demi mendukung "Visit East Java" dan sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur. Akhmad juga mengapresiasi Citilink, yang ikut membantu menjamin penempatan tenaga kerja asal Jawa Timur melalui program pengantaran tenaga kerja sampai ke majikan.
“Dengan demikian, hal ini dapat ikut memberikan kepastian dan keselamatan tenaga kerja Indonesia,” papar dia.
Menurut dia, sebagai maskapai penerbangan milik negara, Citilink akan sangat membantu perekonomian bangsa, termasuk Jawa Timur. Sebab, jika dibandingkan maskapai penerbangan luar negeri, maka pajak tidak akan masuk ke negara, melainkan ke negara pemilik maskapai.
Citilink yang merupakan anak perusahaan Garuda Indonesia pada tahun 2014 melakukan ekspansi bisnis ke luar negeri dengan memulai penebangan internasional perdana dengan rute Surabaya - Johor Bahru mulai Sabtu (15/3/2014). Setelah itu membuka rute Surabaya - Kuala Lumpur pada 3 April dan berturut-turut merencanakan ke Singapura dan Perth.
Hal tersebut karena ekspansi itu dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah tersebut, terutama dalam meningkatkan sektor pariwisata dan tenaga kerja.
CEO Citilink Arif Wibowo mengatakan, kerja sama dengan pemerintah daerah sudah semestinya dilakukan mengingat Jawa Timur merupakan wilayah dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat dan juga berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional.
"Dengan pertumbuhan ekonomi yang mencapai 6,5 persen menjadikan wilayah Jawa Timur terbuka bagi peluang bisnis yang besar termasuk dalam sektor penerbangan," kata Arif di Jakarta, Jumat (14/3/2014).
Dia melanjutkan, pihaknya melihat peluang bisnis tersebut khususnya di sektor pariwisata dan adanya mobilitas penduduk di kedua wilayah, Jatim dan Johor Bahru, yang cukup tinggi dalam memanfaatkan jasa angkutan udara.
Sekretaris Daerah Pemprov Jawa Timur Akhmad Sukardi mengungkapkan, pihaknya mendukung kerja sama dengan Citilink dalam mendatangkan wisatawan mancanegara, seperti dari Malaysia untuk berwisata ke Jawa Timur, yang memiliki tempat wisata menarik.
Hal itu demi mendukung "Visit East Java" dan sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur. Akhmad juga mengapresiasi Citilink, yang ikut membantu menjamin penempatan tenaga kerja asal Jawa Timur melalui program pengantaran tenaga kerja sampai ke majikan.
“Dengan demikian, hal ini dapat ikut memberikan kepastian dan keselamatan tenaga kerja Indonesia,” papar dia.
Menurut dia, sebagai maskapai penerbangan milik negara, Citilink akan sangat membantu perekonomian bangsa, termasuk Jawa Timur. Sebab, jika dibandingkan maskapai penerbangan luar negeri, maka pajak tidak akan masuk ke negara, melainkan ke negara pemilik maskapai.
Citilink yang merupakan anak perusahaan Garuda Indonesia pada tahun 2014 melakukan ekspansi bisnis ke luar negeri dengan memulai penebangan internasional perdana dengan rute Surabaya - Johor Bahru mulai Sabtu (15/3/2014). Setelah itu membuka rute Surabaya - Kuala Lumpur pada 3 April dan berturut-turut merencanakan ke Singapura dan Perth.
(rna)
Lihat Juga :