Ini upaya PLN selamatkan listrik di Sumut
Jum'at, 14 Maret 2014 - 15:33 WIB
Ini upaya PLN selamatkan listrik di Sumut
A
A
A
Sindonews.com - Krisis listrik yang terjadi di Sumatera Utara (Sumut) masih menjadi polemik. Hingga kini warga masih mengeluhkan terjadi pemadaman listrik bergilir di daerah tersebut.
PT PLN (Persero) sebagai perusahaan yang mengelola masalah kelistrikan sedang melakukan upaya untuk menuntaskan masalah krisis listrik di Sumut. Langkah yang dilakukan PLN yaitu meningkatkan tambahan kapasitas daya mampu listrik di Sumut.
"Salah satunya adalah mempercepat pemeliharaan PLTGU Belawan Gas Turbin 2.2," ungkap Manajer Komunikasi Korporat PT PLN, Bambang Dwiyanto di kantornya, Jumat (14/3/2014).
Namun, lanjutnya, PLTGU Belawan Gas Turbin 2.2 yang seharusnya sudah mulai beroperasi terpaksa tertunda pengoperasiannya karena masalah teknis. "Jika itu sudah masuk, akan menambah jadi 35 MW," katanya.
Selain itu, PLN juga menambah kapasitas PLTD di Kuala Namu sebanyak 30 MW, dan menyewa pembangkit diesel di Sumatera Utara sebanyak 150 MW. Serta melakukan sosialisasi terhadap warga untuk menghemat listrik.
"Di Kuala Namu ditambah kapasitasnya 30 MW, itu kan yang kemarin sempat diprotes warga," pungkas Bambang.
PT PLN (Persero) sebagai perusahaan yang mengelola masalah kelistrikan sedang melakukan upaya untuk menuntaskan masalah krisis listrik di Sumut. Langkah yang dilakukan PLN yaitu meningkatkan tambahan kapasitas daya mampu listrik di Sumut.
"Salah satunya adalah mempercepat pemeliharaan PLTGU Belawan Gas Turbin 2.2," ungkap Manajer Komunikasi Korporat PT PLN, Bambang Dwiyanto di kantornya, Jumat (14/3/2014).
Namun, lanjutnya, PLTGU Belawan Gas Turbin 2.2 yang seharusnya sudah mulai beroperasi terpaksa tertunda pengoperasiannya karena masalah teknis. "Jika itu sudah masuk, akan menambah jadi 35 MW," katanya.
Selain itu, PLN juga menambah kapasitas PLTD di Kuala Namu sebanyak 30 MW, dan menyewa pembangkit diesel di Sumatera Utara sebanyak 150 MW. Serta melakukan sosialisasi terhadap warga untuk menghemat listrik.
"Di Kuala Namu ditambah kapasitasnya 30 MW, itu kan yang kemarin sempat diprotes warga," pungkas Bambang.
(izz)
Lihat Juga :