Konsumsi baja domestik kuat, GDST berprospek positif

Jum'at, 14 Maret 2014 - 15:54 WIB
Konsumsi baja domestik...
Konsumsi baja domestik kuat, GDST berprospek positif
A A A
Sindonews.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memperkirakan produsen baja, PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST) memiliki prospek positif pada tahun ini seiring dengan masih kuatnya konsumsi baja di pasar domestik.

Analis Pefindo Guntur Tri Hariyanto memperkirakan, konsumsi baja doemstik akan melanjutkan pertumbuhan yang kuat didukung pembangunan infrastruktur, terutama proyek-proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) pemerintah dan berlanjutnya pertumbuhan yang kuat dari sektor propsrti dan automotif.

"Pengenaan bea anti dumping untuk beberapa jenis baja impor, terutama dari eksportir Asia diharapkan dapat melindungi industri baja dari produk impor," kata dia dalam risetnya di Jakarta, Jumat (14/3/2014).

Sementara pasar ekspor, dia menuturkan, tidak bersahabat dengan perseroan. Pasalnya, kinerja ekspor terus mengalami penurunan pada tahun lalu, di mana penjualan ekspor anjlok 89 persen pada akhir kuartal III/2013 setelah menurun 64 persen pada 2012.

Menurut dia, strategi persreoan beralih ke pasar domestik merupakan pilihan tepat. Penurunan penjualan ekspor menyebabkan beban transportasi ekspor turun, sehingga beban penjualan menyusut 40 persen. Ini mengakibatkan laba bersih persreoan pada sembilan bulan pertama tahun lalu di atas laba bersih 2012.

Pada tahun ini, dia mengatakan, meski konsumsi baja global menuju ke arah pemulihan, namun permintaan baja di pasar domestik akan tetap kuat. Pemerintah menargetkan industri besi dan logam baja dasar akan tumbuh 10 persen pada tahun ini. Selain itu, utilisasi kapasitas produsen baja masih rendah, sehingga membuat persreoan mampu melayani lonjakan permintaan.

Peningkatan investasi dan perkembangan di sektor konstruksi, properti dan automotif dapat mendorong konsumsi baja. Sementara kebutuhan akan lebih banyak badara, jalan, jembatan, bangunan, rumah, mobil dan lainnya.

Dia memprediksi, penjualan GDST bisa menembus Rp1,53 triliun atau naik dibanding proyeksi tahun lalu sekitar Rp1,44 triliun. Sedangkan laba bersih tahun ini diprediksi Rp73 miliar, bertambah dibanding proyeksi akhir tahun lalu Rp66 miliar.

Sementara harga saham perseroan diperkirakan berada di kisaran Rp146-174 per saham. Hal itu dengan mempertimbangkan pertuimbuhan output baja global pada tahun lalu lebih kuat (3,5 persen) dibanding 2012 (1,2 persen), yang diharapkan berlanjut pada tahun ini.

"Selain itu, konsumsi baja domestik akan melanjutkan pertumbuhan yang kuat didukung pembangunan infrastruktur," ujar dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tutup Tahun, IHSG Diharap...
Tutup Tahun, IHSG Diharap Tembus Level 6.300
Usai Menguat Tipis,...
Usai Menguat Tipis, IHSG Besok Dibayangi Profit Taking
IHSG Diprediksi Masih...
IHSG Diprediksi Masih Tertekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
Menakar Arah IHSG Pekan...
Menakar Arah IHSG Pekan Depan, Pasar Soroti RDG BI
Nyalakan Lilin Gaes!...
Nyalakan Lilin Gaes! Saham-saham Ini Siap Ngepet
IHSG Rontok Tiga Hari...
IHSG Rontok Tiga Hari Beruntun, Simak Faktor Pemicunya
Berita Terkini
Penguatan IHSG Tak Terbendung...
Penguatan IHSG Tak Terbendung Sentuh 6.175, Diwarnai Lompatan 363 Saham
7 menit yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Podomoro University Cetak Wirausaha Berbasis Pasar Modal
18 menit yang lalu
Brand Footprint 2026,...
Brand Footprint 2026, Lemonilo Raih Fastest Growing On the Go Snack
32 menit yang lalu
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
1 jam yang lalu
Hadapi Dinamika Pasar...
Hadapi Dinamika Pasar Energi Global, PLN EPI Perkuat Kompetensi SDM
2 jam yang lalu
3 Cara Cek Emas Asli...
3 Cara Cek Emas Asli untuk Menghindari Kerugian Finansial
2 jam yang lalu
Infografis
1.525 Tentara Lapis...
1.525 Tentara Lapis Baja Israel Tuntut Diakhirinya Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved