BI ingatkan peredaran uang palsu jelang Pemilu 2014

Jum'at, 14 Maret 2014 - 19:23 WIB
BI ingatkan peredaran...
BI ingatkan peredaran uang palsu jelang Pemilu 2014
A A A
Sindonews.com - Bank Indonesia (BI) mengingatkan masyarakat agar mewaspadai beredarnya uang palsu, khususnya menjelang perhelatan Pemilu pada 9 April.

Bank Indonesia Wilayah Bali Nusa Tenggara terus mensosialisasikan kepada masyarakat untuk bisa lebih mengenali ciri-ciri uang rupiah asli.

"Jika melihat sejarah, mendekati pemilu banyak ditemukan uang palsu yang beredar," jelas Asisten Manajer Unit Administrasi Pengolahan Data dan Sistem Pembayaran, Kantor Perwakilan Wilayah III BI Bali dan Nusa Tenggara Muhammad Yaser di Denpasar, Jumat (14/3/2014).

Meski pencetakan uang palsu banyak ditemukan di luar Bali, namun warga diingatkan akan peredaran uang yang bisa menyebar di seluruh Indonesia, termasuk Bali hingga ke Papua.

Menurutnya, peredaran uang palsu paling banyak ditemukan di pasar tradisonal. Untuk itu, apabila penjual mendapatkan uang dari pembeli, penjual berhak dilihat, diraba dan diterawang.

"Apabila masyarakat tidak ingin mendapatkan uang palsu, mereka bisa membeli alat untuk mendeteksi uang palsu. Itu bisa dibeli di toko elektronik," ungkapnya.

Berdasarkan data BI Bali Nusra, sepanjang triwulan III/2013 tercatat ada 887 lembar uang palsu, sementara triwulan II/2013 mencapai 1.216 lembar. Untuk dapat mengenali uang rupiah asli, bisa dilihat ciri-ciri berupa tanda-tanda, yang bertujuan mengamankan uang rupiah dari upaya pemalsuan.

Secara umum, ciri keaslian uang rupiah dikenali dari unsur pengamanan yang tertanam pada bahan uang dan teknik cetak. Yang digunakan yakni tanda air (watermark) dan electrotype dan benang pengaman.

Pada uang asli terdapat tanda air berupa gambar yang akan terlihat apabila di terawang ke arah cahaya. Apabila masyarakat mendapatkan uang palsu segera laporkan ke BI.

"Tapi uang tersebut tidak mendapatkan ganti, karena uang tersebut dijadikan barang bukti," imbuhnya dalam sosialisasi uang rupiah asli di Pasar Kreneng Denpasar.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Uang Palsu Banyak Dibuat...
Uang Palsu Banyak Dibuat di Jateng, Disebarkan ke Jabodetabek
Polrestabes Bandung...
Polrestabes Bandung Tangkap 4 Tersangka Pembuat Uang Palsu
Polres Gresik Bongkar...
Polres Gresik Bongkar Sindikat Pengedar Uang Palsu antar Provinsi
Pengedar Uang Palsu...
Pengedar Uang Palsu Dicokok Satrekrim Polsek Lubuklinggau Utara
Tim Anti Bandit Ciduk...
Tim Anti Bandit Ciduk Pemalsu Uang Palsu di Bandar Lampung
Polisi Ringkus Pengedar...
Polisi Ringkus Pengedar Uang Palsu Jaringan Jakarta
Berita Terkini
Siap-siap Pendaftaran...
Siap-siap Pendaftaran Peserta Magang Nasional Angkatan II Dibuka Mulai 16 Juli
35 menit yang lalu
Harga Serat Naik, Pemilik...
Harga Serat Naik, Pemilik Brand Lokal Mulai Menghitung Ulang Pilihan Kainnya
1 jam yang lalu
Hadapi Ancaman El Nino...
Hadapi Ancaman El Nino 2026, Pekebun Sawit Wajo Dilatih Strategi Adaptasi Cuaca Ekstrem
2 jam yang lalu
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
2 jam yang lalu
Purbaya soal Dugaan...
Purbaya soal Dugaan Markup Pikap Kopdes Merah Putih: Lolos Audit Baru Saya Bayar
2 jam yang lalu
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
3 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved