Rupiah diwarnai kekhawatiran hasil referendum Ukraina

Senin, 17 Maret 2014 - 08:38 WIB
Rupiah diwarnai kekhawatiran...
Rupiah diwarnai kekhawatiran hasil referendum Ukraina
A A A
Sindonews.com - Laju nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diprediksi berpotensi kembali mengalami pelemahan.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, tren pelemahan sendiri muncul lantaran aksi tunggu yang dilakukan investor yang khawatir dengan hasil dari referendum di Crimea

"Kondisi pasar valas sedang diliputi kekhawatiran, terutama jelang penyelenggaraan referendum di Crimea," kata Reza, Senin (17/3/2014).

Reza mengatakan, bahkan untuk mengamankan posisinya, sebagian pelaku pasar juga ada yang melakukan pemindahan investasinya ke sejumlah mata uang asing.

"Dengan meningkatnya kembali kecemasan tersebut, maka pelaku pasar memilih untuk switching ke aset-aset valas lainnya yang dinilai save heaven, diantaranya yen," kata Reza.

Menilik negatifnya sentimen-sentimen yang ada tersebut, rupiah pun tampak kurang begitu bergairah masuk ke tren penguatannya pada perdagangan hari ini.

"Laju rupiah melampaui level support Rp11.410. Rentang rupiah hari ini di kisaran Rp11.445-11.395 mengacu kurs tengah BI," pungkas Reza.

Pada akhir pekan lalu, rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI berada di level Rp11.421 per USD atau terdepresiasi 34 poin dibanding penutupan Kamis (13/3/2014) di level Rp11.387 per USD.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.356 per USD. Posisi ini terapresiasi 30 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.386 per USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
1 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
4 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
13 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
13 jam yang lalu
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
13 jam yang lalu
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
14 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved