Kinerja dinilai cekatan, BI terima penghargaan dari ANRI
Senin, 17 Maret 2014 - 13:29 WIB
Kinerja dinilai cekatan, BI terima penghargaan dari ANRI
A
A
A
Sindonews.com - Sejalan dengan langkah taktis yang dilakukan Bank Indonesia (BI) dalam pelaksanaan alih media dokumen pengaturan dan pengawasan bank kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) memberikan penghargaan kepada BI atas kinerja yang dianggap cekatan tersebut.
Gubernur BI, Agus Martowardojo mengatakan, pengalihan fungsi dan pengawasan perbankan dari BI ke OJK yang telah dilakukan dengan baik dan lancar pada 31 Desember 2013 tersebut penting untuk mendukung kelancaran fungsi dan tugas OJK sebagai pengawas perbankan yang baru.
Karena itu, agar pengalihan tersebut tidak menimbulkan gejolak di market, maka pengalihan yang cepat dan sistematis sangat diperlukan, dan hal itu lah yang dilakukan BI.
"BI telah melakukan upaya dan memastikan proses itu dapat berjalan secara tepat waktu dan berkualitas. Caranya dengan melakukan alih media dokumen dari BI ke OJK," kata Agus di Gedung BI, Jakarta, Senin (17/3/2014).
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Depatemen Logistik Pengamanan BI, Heru Pranoto mengatakan, dalam pengalihan dokumen ini sejatinya membutuhkan proses panjang, dengan pendataan dokumen serta scanning dokumen.
Untuk itu, dalam mempercapat proses ini, maka pihaknya telah menggandeng sejumlah pihak yang berkompeten. Hal ini, bukan hanya menjamin langkah ini berlangsung dengan cepat, tetapi juga akurat.
"Dalam rangka memastikan alih media, di samping kami gandeng departemen internal dan arsip nasional kami libatkan. Dengan kerja sama arsip nasional, sudah sesuai UU kearsipan yang berlaku," pungkasnya.
Hadir dalam acara ini Gubernur BI Agus Martowardojo, jajaran BI, Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad serta Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia.
Gubernur BI, Agus Martowardojo mengatakan, pengalihan fungsi dan pengawasan perbankan dari BI ke OJK yang telah dilakukan dengan baik dan lancar pada 31 Desember 2013 tersebut penting untuk mendukung kelancaran fungsi dan tugas OJK sebagai pengawas perbankan yang baru.
Karena itu, agar pengalihan tersebut tidak menimbulkan gejolak di market, maka pengalihan yang cepat dan sistematis sangat diperlukan, dan hal itu lah yang dilakukan BI.
"BI telah melakukan upaya dan memastikan proses itu dapat berjalan secara tepat waktu dan berkualitas. Caranya dengan melakukan alih media dokumen dari BI ke OJK," kata Agus di Gedung BI, Jakarta, Senin (17/3/2014).
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Depatemen Logistik Pengamanan BI, Heru Pranoto mengatakan, dalam pengalihan dokumen ini sejatinya membutuhkan proses panjang, dengan pendataan dokumen serta scanning dokumen.
Untuk itu, dalam mempercapat proses ini, maka pihaknya telah menggandeng sejumlah pihak yang berkompeten. Hal ini, bukan hanya menjamin langkah ini berlangsung dengan cepat, tetapi juga akurat.
"Dalam rangka memastikan alih media, di samping kami gandeng departemen internal dan arsip nasional kami libatkan. Dengan kerja sama arsip nasional, sudah sesuai UU kearsipan yang berlaku," pungkasnya.
Hadir dalam acara ini Gubernur BI Agus Martowardojo, jajaran BI, Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad serta Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia.
(izz)
Lihat Juga :