Rupiah diproyeksi melemah

Rabu, 19 Maret 2014 - 08:49 WIB
Rupiah diproyeksi melemah
Rupiah diproyeksi melemah
A A A
Sindonews.com - Penguatan dolar Amerika Serikat (USD) rupanya tak mampu diimbangi sentimen dari dalam negeri. Bila sebelumnya rupiah mampu bergerak naik lantaran USD mendatar, kali ini rupiah harus rela gugur lantaran sentimen positif di Amerika Serikat nyatanya berhembus lebih kencang.

"Terdapat sentimen rapat FOMC dalam dua hari ini yang membuat laju USD dapat bergerak naik. Laju rupiah gagal mendekati level resisten Rp11.235 per USD. Rentang rupiah hari ini di kisaran Rp11.300-11.264 per USD mengacu kurs tengah BI," kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, Rabu (19/3/2014).

Dari Amerika Serikat, sentimen positif yang berhembus cukup banyak, sehingga memberi imbas negatif bagi laju rupiah yang harus rela terkoreksi tipis.

"Pasca mengalami kenaikan, laju rupiah kembali terkoreksi setelah merespon rilis kenaikan tipis NAHB housing market index, manufacturing and industrial production hingga NY empire state manufacturing AS," papar Reza.

Memanfaatkan situasi tersebut, pelaku pasar kembali berburu USD yang semakin membuat rupiah kehilangan peminat.

"Pelaku pasar sedikit melakukan profit taking atas penguatan rupiah dalam beberapa hari terakhir dan memanfaatkan rilis data-data tersebut untuk masuk ke USD," tandasnya.

Kemarin, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI berada di level Rp11.282 per USD atau turun 10 poin dibanding penutupan Senin (17/3/2014) di level Rp11.272 per USD.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berakhir pada level Rp11.328 per USD. Posisi ini terdepresiasi 36 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.292 per USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
8 menit yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
3 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
12 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
12 jam yang lalu
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
12 jam yang lalu
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
13 jam yang lalu
Infografis
Uang Rupiah Tahun 1995...
Uang Rupiah Tahun 1995 Ditarik Bank Indonesia dari Peredaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved