IHSG diperkirakan bergerak mixed
Rabu, 19 Maret 2014 - 08:37 WIB
IHSG diperkirakan bergerak mixed
A
A
A
Sindonews.com - Menurut analis teknikal Mandiri Sekuritas, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks koreksi beberapa hari setelah reli membentuk spinning top.
Sejumlah sentimen mewarnai laju IHSG, yang masih berpotensi bergerak mixed to up hari ini untuk menguji resistance di 4.866 dan support di 4.773.
Dari luar negeri, pasar saham Amerika Serikat (AS) melanjutkan penguatan setelah data ekonomi Paman Sam dan keadaan Ukraina semakin membaik. Dini hari tadi, indeks saham Dow Jones Industrial Avg menguat sebesar 0,55 persen dan S&P500 naik sebesar 0,72 persen.
Dari pasar Asia, indeks di beberapa negara terkemuka juga dibuka menguat. Kenaikan pasar saham Asia ditunjukkan oleh Nikkei 225 di Jepang yang terapresiasi 0,63 persen dan KOSPI Composite di Korea Selatan yang menguat 0,66 persen.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas ditutup bervariasi. Harga minyak mentah WTI terapresiasi 1,62 persen ke USD99,70 per barel. Sementara harga emas Comex terkoreksi 1,02 persen ke posisi USD1359 per troy ounce.
Dari dalam negeri, investor asing terus melakukan aksi beli meskipun IHSG kemarin mengalami koreksi. Di sisi lain, nilai tukar rupiah sedikit melemah setelah mencatatkan rekor tertinggi di level Rp11.200-an.
Sejumlah sentimen mewarnai laju IHSG, yang masih berpotensi bergerak mixed to up hari ini untuk menguji resistance di 4.866 dan support di 4.773.
Dari luar negeri, pasar saham Amerika Serikat (AS) melanjutkan penguatan setelah data ekonomi Paman Sam dan keadaan Ukraina semakin membaik. Dini hari tadi, indeks saham Dow Jones Industrial Avg menguat sebesar 0,55 persen dan S&P500 naik sebesar 0,72 persen.
Dari pasar Asia, indeks di beberapa negara terkemuka juga dibuka menguat. Kenaikan pasar saham Asia ditunjukkan oleh Nikkei 225 di Jepang yang terapresiasi 0,63 persen dan KOSPI Composite di Korea Selatan yang menguat 0,66 persen.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas ditutup bervariasi. Harga minyak mentah WTI terapresiasi 1,62 persen ke USD99,70 per barel. Sementara harga emas Comex terkoreksi 1,02 persen ke posisi USD1359 per troy ounce.
Dari dalam negeri, investor asing terus melakukan aksi beli meskipun IHSG kemarin mengalami koreksi. Di sisi lain, nilai tukar rupiah sedikit melemah setelah mencatatkan rekor tertinggi di level Rp11.200-an.
(rna)
Lihat Juga :