BRI gandeng PBNU layani 80 juta warga NU
Rabu, 19 Maret 2014 - 12:22 WIB
BRI gandeng PBNU layani 80 juta warga NU
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menggandeng Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk layanan perbankan dan jasa keuangan bagi 80 juta warga NU.
Sekretaris Perusahaan BRI Mohamad Ali mengatakan, kerja sama tersebut akan menyasar warga NU yang sebagian besar berada di perekonomian pedesaan pesisir dan semi urban.
"Mereka ini adalah tulang punggung perekonomian nasional di sektor pertanian, peternakan, nelayan petambak, selain yang menjadi profesional perbankan kesehatan atau profesi lainnya," ujar Ali dalam rilisnya, Rabu (19/3/2014).
Dia mengatakan, layanan ini akan sangat menguntungkan karena NU memiliki dukungan 24 ribu pesantren. Sedangkan dalam pengembangan ekonomi ada kurang lebih 457 BMT, 1.460 koperasi dan 90 ribu UMKM di seluruh Indonesia.
NU juga potensial karena melakukan pemberdayaan buruh tani yang menggarap 16.800 hektar (ha) lahan Perhutani di Pati, Grobogan dan Blora. Kemudian juga terdapat 26.700 buruh tani yang menanam jagung dan hasilnya telah dipasarkan ke Japfa Comfeed.
Di samping itu, pemberdayaan petani tebu dengan pemasaran ke pabrik gula swasta LPI di Pati yang melibatkan 3.500 petani dengan luas lahan baru 4.000 ha.
Sekretaris Perusahaan BRI Mohamad Ali mengatakan, kerja sama tersebut akan menyasar warga NU yang sebagian besar berada di perekonomian pedesaan pesisir dan semi urban.
"Mereka ini adalah tulang punggung perekonomian nasional di sektor pertanian, peternakan, nelayan petambak, selain yang menjadi profesional perbankan kesehatan atau profesi lainnya," ujar Ali dalam rilisnya, Rabu (19/3/2014).
Dia mengatakan, layanan ini akan sangat menguntungkan karena NU memiliki dukungan 24 ribu pesantren. Sedangkan dalam pengembangan ekonomi ada kurang lebih 457 BMT, 1.460 koperasi dan 90 ribu UMKM di seluruh Indonesia.
NU juga potensial karena melakukan pemberdayaan buruh tani yang menggarap 16.800 hektar (ha) lahan Perhutani di Pati, Grobogan dan Blora. Kemudian juga terdapat 26.700 buruh tani yang menanam jagung dan hasilnya telah dipasarkan ke Japfa Comfeed.
Di samping itu, pemberdayaan petani tebu dengan pemasaran ke pabrik gula swasta LPI di Pati yang melibatkan 3.500 petani dengan luas lahan baru 4.000 ha.
(rna)
Lihat Juga :