Kadin: Infrastruktur tingkatkan produk dalam negeri
Kamis, 20 Maret 2014 - 15:52 WIB
Kadin: Infrastruktur tingkatkan produk dalam negeri
A
A
A
Sindonews.com - Melemahnya daya dukung infrastruktur semakin mengganggu pertumbuhan ekonomi domestik, serta mengakibatkan lemahnya daya saing produk-produk nasional. Karena itu Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong percepatan perbaikan infrastruktur dalam negeri.
"Infrastruktur itu sendiri sangat mutlak diperlukan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi itu sendiri. Karena itu kita mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia," ungkap Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Infrastruktur, Rachmat Gobel di JW Marriott Hotel Jakarta, Kamis (20/3/2014).
Infrastruktur, lanjutnya, meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Bahkan infrastruktur juga mendorong kualitas produk dalam negeri, khususnya untuk produk hasil pertanian maupun kelautan. Karena, jika infrastruktur bagus, maka produk tersebut dapat lebih cepat masuk ke pasar dan diperoleh masyarakat.
"Salah satu kekalahan kita dalam menghadapi produk impor, salah satunya karena lemahnya infrastruktur. Musibah yang belakangan sering terjadi di Indonesia justru seharusnya menyadarkan kita untuk lebih pentingnya infrastrktur. Yang belum sempurna kita sempurnakan, yang belum kita sediakan," tuturnya.
Dia menuturkan, proses pembangunan infrastruktur yang seharusnya dilakukan Indonesia adalah yang bersifat green infrastructure. "Tidak hanya untuk menjaga lingkungan, tetapi juga bagaimana kita memanfaatkan sampah atau yang lainnya di-recycle menjadi infrastruktur itu sendiri," ujarnya.
"Infrastruktur itu sendiri sangat mutlak diperlukan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi itu sendiri. Karena itu kita mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia," ungkap Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Infrastruktur, Rachmat Gobel di JW Marriott Hotel Jakarta, Kamis (20/3/2014).
Infrastruktur, lanjutnya, meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Bahkan infrastruktur juga mendorong kualitas produk dalam negeri, khususnya untuk produk hasil pertanian maupun kelautan. Karena, jika infrastruktur bagus, maka produk tersebut dapat lebih cepat masuk ke pasar dan diperoleh masyarakat.
"Salah satu kekalahan kita dalam menghadapi produk impor, salah satunya karena lemahnya infrastruktur. Musibah yang belakangan sering terjadi di Indonesia justru seharusnya menyadarkan kita untuk lebih pentingnya infrastrktur. Yang belum sempurna kita sempurnakan, yang belum kita sediakan," tuturnya.
Dia menuturkan, proses pembangunan infrastruktur yang seharusnya dilakukan Indonesia adalah yang bersifat green infrastructure. "Tidak hanya untuk menjaga lingkungan, tetapi juga bagaimana kita memanfaatkan sampah atau yang lainnya di-recycle menjadi infrastruktur itu sendiri," ujarnya.
(izz)
Lihat Juga :