Pertamina targetkan penjualan pelumas Rp2,1 T

Kamis, 20 Maret 2014 - 17:59 WIB
Pertamina targetkan...
Pertamina targetkan penjualan pelumas Rp2,1 T
A A A
Sindonews.com - PT Pertamina Marketing Operation Region V Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara menargetkan penjualan pelumas Pertamina sebesar Rp2,1 triliun. Target ini mengalami kenaikan dibanding realisasi 2013 sebesar Rp1,3 triliun.

Kenaikan terget yang ditetapkan berdasar pertumbuhan jumlah kendaraan yang beroperasi. Sebab, setiap tahun kendaran yang ada di Jatim mengalami kenaikan sangat pesat. Jatim masuk kategori unik untuk mengembangkan bisnis.

"Saya yakin target ini bisa dipenuhi, kita buat inovasi untuk mengembangkan usaha," kata Sales Manager Region V PT Pertamina Lubricants, Arifun Dhalia T usai peluncuran program Gratis Pertamax Series dan Pelumas di SPBU COCO Jalan Dr Soetomo Surabaya, Kamis (20/3/2014).

Menurutnya, melihat pertumbuhan jumlah kendaraan, baik roda dua maupun roda empat memicu pertumbuhan penjualan pelumas. Namun yang perlu ditekankan, sejak 2001, monopoli pasar pelumas oleh Pertamina sudah ditiadakan dengan lahirnya UU No 1/2001. Sehingga kompetisi menjadi terbuka bagi siapa saja yang ingin masuk dan bermain.

Tahun lalu, penjualan pelumas Pertamina MOR V untuk sektor ritel mencapai Rp641 miliar atau sekitar 45 persen dari total pendapatan. Sementara untuk industri mencapai Rp670 miliar atau sekitar 55 persen dari total pendapatan pelumas selama ini.

"Kalau dilihat dari total pasar pelumas di Indonesia, market share pelumas Pertamina mencapai 56 persen. Terbesar justru di luar Jawa, sementara di Jawa penguasaan pasar kami mencapai 52 persen," ujarnya.

Untuk mencapai target yang ditetapkan, pihaknya telah menerapkan berbagai strategi, yaitu dengan terus melakukan penetrasi pasar, baik di sektor ritel maupun industri. Di sektor industri, penetrasi dilakukan dengan menggunakan pelumas selain produk Pertamina ataupun yang belum menggunakan produk pelumas apapun.

Sementara, di sektor ritel seluruh outlet yang ada diupayakan untuk menjual produk pelumas Pertamina, mulai dari pelumas kelas menengah, bawah hingga atas seperti Enduro. Pelayanan juga menjadi pembenahan dalam memenuhi target, dengan pelayanan yang baik maka semua target akan terealisasi.

General Manager PT Pertamina MOR V, Giri Santoso mengatakan, Pertamina terus berupaya meningkatkan kinerja penjualan Pelumas dan BBK (Bahan Bakar Khusus). Salah satu upaya tersebut dengan meningkatkan ketersediaan infrastruktur seperti pembangunan tanki Pertamina dex yang telah dilakukan di Surabaya pada tahun lalu dan pada tahun ini rencananya akan dibangun di Bali.

"Promo akan terus kami lakukan, hari ini di Surabaya yang menggelar Promo Gratis Pertamax Series dan Pelumas Series," katanya.

Giri menuturkan, program ini akan dilakukan untuk periode 20 Maret hingga 20 Mei 2014. Program ini akan menggunakan 139 SPBU yang ada di wilayah Surabaya dan Sidoarjo. Dalam program ini, konsumen akan mendapatkan kartu untuk pengumpulan cap/stamp dalam pembelian BBM non bersubsidi.

Dengan mengumpulkan pembelian senilai Rp300 ribu untuk motor bisa ditukar dengan satu botol Enduro Matic atau Racing, sementara bagi kendaraan mobil bisa menukarkan transaksi senilai Rp2,5 juta dengan satu galon Fastron Techno 10 W 40 ukuran 4 liter.

"Program ini diperuntukan bagi pengguna loyal produk-produk pelumas Pertamina, khususnya Fastron dan Enduro," paparnya.

Sistem ini, ujar dia, sebagai salah satu upaya menggaet konsumen BBM non subsidi. Karena penggubaan BBM non subsidi akan membantu pemerintah menghemat subsidi BBM di APBN. Sebab, pengguna BBM ini terus mengalami peningkatan dari tahun lalu sebesar 53 persen.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Kembali...
Donald Trump Kembali Memperpanjang Batas Waktu Penjualan TikTok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved