Lutfi akan berdayakan e-commerce

Jum'at, 21 Maret 2014 - 17:47 WIB
Lutfi akan berdayakan...
Lutfi akan berdayakan e-commerce
A A A
Sindonews.com - Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi mengatakan, salah satu program yang akan dikerjakannya adalah memberdayakan e-commerce (perdagangan elektronik).

Menurutnya, e-commerce dapat menjadi sistem perdagangan di masa yang akan datang. "Satu lagi yang ingin saya kerjakan adalah e-commerce. Saat ini kita sudah memasuki tradisi baru yaitu belanja online," ungkap Lutfi di kantornya, Jumat (21/3/2014).

Dia mengungkapkan, data yang didapatkannya dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) memperlihatkan bahwa transaksi e-commerce di Indonesia memiliki pertumbuhan tiga kali lebih cepat daripada pertumbuhan transaksi tunai.

Fenomena ini sama tingginya dengan yang terjadi di Indonesia beberapa tahun lalu. Pada 1994 Indonesia hanya memiliki 20 juta line telepon, dan dua puluh tahun kemudian subscriber telepon kita sudah lebih dari 200 juta.

"Nah sekarang kalau kita lihat lebih detail siapa lagi sih yang pakai data ini. Pasti sekarang lebih banyak pakai BBM (BlackBerry Messenger), Whatsapp, atau Line. Jadi orang semakin lama arahnya ke sana," ujar dia.

Terlebih, lanjut Lutfi, Indonesia dari timur ke barat lebih dari enam ribu km, dan memiliki 17 ribu pulau. Jika semuanya harus belanja ke mall ini tidak akan jalan. Karena itu, telepon selular jauh lebih cepat tumbuhnya dibanding line telepon. Sebab konsumer Indonesia lebih cepat dari pasar yang ada sekarang.

"Jadi e-commerce harus kita jalankan, dalam waktu yang akan datang saya akan pelajari. Tapi intinya e-commerce bukan hanya jadi basis buat orang Indonesia, tapi musti basis untuk ASEAN, regional, dan internasional," pungkas Mendag.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramaikan Pasar e-commerce,...
Ramaikan Pasar e-commerce, Market America Worldwide | SHOP.COM Resmi Masuk Indonesia
Waspada, Social Commerce...
Waspada, Social Commerce Bakal Digerus AI Commerce
Ipsos 2025 Membedah:...
Ipsos 2025 Membedah: Bagaimana UMKM dan Brand Lokal Berjuang di Arena E-Commerce?
ABC Berdayakan Para...
ABC Berdayakan Para Ibu Melalui Social Commerce
Ganjar Pranowo Komentari...
Ganjar Pranowo Komentari Social Commerce TikTok Shop, Apa Bedanya dengan Ecommerce?
Terkuak, Ini E-Commerce...
Terkuak, Ini E-Commerce No.1 Pilihan Penjual dan Pembeli
Berita Terkini
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
20 menit yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
28 menit yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
2 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
3 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved