Reaktivasi jalur KA barang Tanjung Emas akhir 2015
Jum'at, 21 Maret 2014 - 18:59 WIB
Reaktivasi jalur KA barang Tanjung Emas akhir 2015
A
A
A
Sindonews.com - Realisasi reaktivasi lintasan kereta api (KA) Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, bakal dilakukan akhir 2015. Atas keberadaan jalur KA barang ini diharapkan dapat mengurangi beban jalan raya.
Kepastian tersebut didapat setelah penandatanganan MoU antara Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Hermanto Dwi Atmoko, Direktur Pelindo III Djarwo Susanto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Diketur Komersial PT Kereta Api Indonesia (KAI) Slamet Suseno, Jumat (21/3/2014).
Gubernur Jateng sangat mendukung reaktivasi jalur KA ke pelabuhan, yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas distribusi logistik dan kualitas pelayanan bagi pengguna jasa angkutan barang serta pelabuhan.
“Saya berharap modernisasi manajemen logistik berjalan efisien. Dengan reaktivasi ini juga akan mengurangi beban jalan raya sepanjang Pantura,” ujar Ganjar.
Sementara itu, Direktur PT Pelabuhan Indonesia III (Pelindo), Djarwo Susanto mengatakan, reaktivasi jalur KA menuju pelabuhan Tanjung Emas sudah masuk dalam rencana induk pelabuhan berdasarkan peraturan Menteri Perhubungan No 18/2013.
Dia menuturkan, jalur KA ini sebenarnya sudah ada sejak 1996, hanya saja pada 2006 berhenti total akibat rel tergenang banjir rob. “Kita pernah mengalami masa kejayaan pada 2000, dan dengan reaktivasi kembali ini diharapkan distribusi barang makin meningkat,” kata Djarwo.
Seperti diketahui, reaktivasi jalur pelabuhan merupakan bagian dari rencana induk perkeretaapian nasional dan Jateng. Sejumlah jalur KA yang sebelumnya tidak digunakan akan kembali difungsikan.
Kepastian tersebut didapat setelah penandatanganan MoU antara Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Hermanto Dwi Atmoko, Direktur Pelindo III Djarwo Susanto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Diketur Komersial PT Kereta Api Indonesia (KAI) Slamet Suseno, Jumat (21/3/2014).
Gubernur Jateng sangat mendukung reaktivasi jalur KA ke pelabuhan, yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas distribusi logistik dan kualitas pelayanan bagi pengguna jasa angkutan barang serta pelabuhan.
“Saya berharap modernisasi manajemen logistik berjalan efisien. Dengan reaktivasi ini juga akan mengurangi beban jalan raya sepanjang Pantura,” ujar Ganjar.
Sementara itu, Direktur PT Pelabuhan Indonesia III (Pelindo), Djarwo Susanto mengatakan, reaktivasi jalur KA menuju pelabuhan Tanjung Emas sudah masuk dalam rencana induk pelabuhan berdasarkan peraturan Menteri Perhubungan No 18/2013.
Dia menuturkan, jalur KA ini sebenarnya sudah ada sejak 1996, hanya saja pada 2006 berhenti total akibat rel tergenang banjir rob. “Kita pernah mengalami masa kejayaan pada 2000, dan dengan reaktivasi kembali ini diharapkan distribusi barang makin meningkat,” kata Djarwo.
Seperti diketahui, reaktivasi jalur pelabuhan merupakan bagian dari rencana induk perkeretaapian nasional dan Jateng. Sejumlah jalur KA yang sebelumnya tidak digunakan akan kembali difungsikan.
(dmd)
Lihat Juga :