BRI layani nasabah dan rumah sakit dengan e-hospital
Minggu, 23 Maret 2014 - 11:37 WIB
BRI layani nasabah dan rumah sakit dengan e-hospital
A
A
A
Sindonew.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) meningkatan layanan transaksi e-hospital. Perseroan menggandeng enam rumah sakit, salah satunya RS Fatmawati, Jakarta.
Perseroan mencatat dana pembayaran tagihan yang sudah dikelola oleh BRI selama 2013 mencapai lebih dari Rp360 miliar. Sekretaris Perusahaan BBRI, Muhamad Ali mengatakan, e-hospital BRI ini merupakan layanan terintegrasi antara rumah sakit dan Bank BRI. Sehingga, memudahkan pasien melakukan pembayaran tagihan rumah sakit secara online di mana saja.
"Nasabah akan dipermudah baik di teller, maupun e-channel Bank BRI, seperti ATM (Anjungan Tunai Mandiri), EDC (Electronic Data Capture), Internet Banking BRI, maupun Mobile Banking BRI," ujar Ali dalam siaran persnya di Jakarta, Minggu (23/3/2014).
Ali mengatakan, dengan layanan ini, pihak rumah sakit juga mendapat beberapa keuntungan, antara lain dapat melakukan monitoring terhadap cash inflow dan outflow secara realtime online.
"Informasi tagihan pasien dapat diterima dengan jelas dan akurat, serta efisien sebab rumah sakit tinggal menggunakan infrastruktur, jaringan dan tenaga kerja dari BRI," ujarnya.
Dia mengatakan, fasilitas e-hospital BRI ini merupakan pengembangan dari Cash Management System (CMS) BRI. Melalui CMS BRI ini perusahaan dapat melakukan transaksi keuangan sendiri secara langsung, dengan menggunakan tiga konsep, yakni cash pooling, transaksional, dan account information & reporting.
Menurutnya, saat ini pihaknya memberikan pelayanan penerimaan pembayaran pasien RSUP Fatmawati di 16 titik payment point. "Sejak 2013, enam titik diantaranya sudah online melalui sistem e-hospital BRI," paparnya.
Selain RSUP Fatmawati, menurut Ali, pihaknya sudah menggandeng beberapa rumah sakit. "Kerja sama ini merupakan keenam setelah RS Muhammadiyah Lamongan, RS Kanker Dharmais Jakarta, RS Palang Biru Kutoarjo, RSK Ngesti Waluyo Parakan dan RSUD Anshari Saleh Banjarmasin," jelas Ali.
Kemitraan antara BRI dan RSUP Fatmawati sendiri telah terjalin sejak tahun 1997, antara lain pembayaran gaji pegawai dan fasilitas kredit, melayani pembayaran pajak, serta pemberian bantuan CSR (corporate social responsibility).
"Salah satunya, hari ini kami memberikan bantuan 15 buah komputer untuk mendukung operasional RS Fatmawati," pungkas dia.
Perseroan mencatat dana pembayaran tagihan yang sudah dikelola oleh BRI selama 2013 mencapai lebih dari Rp360 miliar. Sekretaris Perusahaan BBRI, Muhamad Ali mengatakan, e-hospital BRI ini merupakan layanan terintegrasi antara rumah sakit dan Bank BRI. Sehingga, memudahkan pasien melakukan pembayaran tagihan rumah sakit secara online di mana saja.
"Nasabah akan dipermudah baik di teller, maupun e-channel Bank BRI, seperti ATM (Anjungan Tunai Mandiri), EDC (Electronic Data Capture), Internet Banking BRI, maupun Mobile Banking BRI," ujar Ali dalam siaran persnya di Jakarta, Minggu (23/3/2014).
Ali mengatakan, dengan layanan ini, pihak rumah sakit juga mendapat beberapa keuntungan, antara lain dapat melakukan monitoring terhadap cash inflow dan outflow secara realtime online.
"Informasi tagihan pasien dapat diterima dengan jelas dan akurat, serta efisien sebab rumah sakit tinggal menggunakan infrastruktur, jaringan dan tenaga kerja dari BRI," ujarnya.
Dia mengatakan, fasilitas e-hospital BRI ini merupakan pengembangan dari Cash Management System (CMS) BRI. Melalui CMS BRI ini perusahaan dapat melakukan transaksi keuangan sendiri secara langsung, dengan menggunakan tiga konsep, yakni cash pooling, transaksional, dan account information & reporting.
Menurutnya, saat ini pihaknya memberikan pelayanan penerimaan pembayaran pasien RSUP Fatmawati di 16 titik payment point. "Sejak 2013, enam titik diantaranya sudah online melalui sistem e-hospital BRI," paparnya.
Selain RSUP Fatmawati, menurut Ali, pihaknya sudah menggandeng beberapa rumah sakit. "Kerja sama ini merupakan keenam setelah RS Muhammadiyah Lamongan, RS Kanker Dharmais Jakarta, RS Palang Biru Kutoarjo, RSK Ngesti Waluyo Parakan dan RSUD Anshari Saleh Banjarmasin," jelas Ali.
Kemitraan antara BRI dan RSUP Fatmawati sendiri telah terjalin sejak tahun 1997, antara lain pembayaran gaji pegawai dan fasilitas kredit, melayani pembayaran pajak, serta pemberian bantuan CSR (corporate social responsibility).
"Salah satunya, hari ini kami memberikan bantuan 15 buah komputer untuk mendukung operasional RS Fatmawati," pungkas dia.
(izz)
Lihat Juga :