Pemerintah masih gantung keputusan pengelola Blok Mahakam
Selasa, 25 Maret 2014 - 12:14 WIB
Pemerintah masih gantung keputusan pengelola Blok Mahakam
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) hingga kini belum bisa memastikan siapa yang akan mengelola kawasan kaya minyak dan gas (migas) di Blok Mahakam berikutnya.
Pasalnya, perusahaan migas asal Prancis, Total E&P Indonesie yang berkolaborasi dengan Inpex di blok tersebut kontraknya akan habis pada 2017. "Belum ada untuk (BLok) Mahakam," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Migas Kementerian ESDM, Edy Hermantoro di sela pembukaan konferensi IndoCBM 2014, Selasa (25/3/2014).
Sementara Wakil Menteri ESDM, Susilo Siswoutomo ketika dikonfirmasi terkait persoalan Blok Mahakam ini enggan menjawab. "(Blok) Mahakam masih di sana, enggak pindah," cetus Susilo.
Seperti diketahui, Total E&P Indonesie akan berakhir kontraknya di Blok Mahakam pada 2017. Hingga saat ini pemerintah, dalam hal ini Kementerian ESDM belum memberikan kepastian siapa yang akan mengelola kawasan kaya migas tersebut. Sementara, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur juga berminat untuk mengelola wilayah tersebut.
Pasalnya, perusahaan migas asal Prancis, Total E&P Indonesie yang berkolaborasi dengan Inpex di blok tersebut kontraknya akan habis pada 2017. "Belum ada untuk (BLok) Mahakam," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Migas Kementerian ESDM, Edy Hermantoro di sela pembukaan konferensi IndoCBM 2014, Selasa (25/3/2014).
Sementara Wakil Menteri ESDM, Susilo Siswoutomo ketika dikonfirmasi terkait persoalan Blok Mahakam ini enggan menjawab. "(Blok) Mahakam masih di sana, enggak pindah," cetus Susilo.
Seperti diketahui, Total E&P Indonesie akan berakhir kontraknya di Blok Mahakam pada 2017. Hingga saat ini pemerintah, dalam hal ini Kementerian ESDM belum memberikan kepastian siapa yang akan mengelola kawasan kaya migas tersebut. Sementara, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur juga berminat untuk mengelola wilayah tersebut.
(izz)
Lihat Juga :