PLN Jatim jamin pasokan listrik aman selama pemilu
Selasa, 25 Maret 2014 - 16:00 WIB
PLN Jatim jamin pasokan listrik aman selama pemilu
A
A
A
Sindonews.com - Menjelang pemilu, PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur (Jatim) memastikan pasokan listrik untuk wilayahnya aman. PLN akan melakukan pengawasan secara ketat di obyek-obyek vital saat pemungutan suara.
"Kami akan menjaga pasokan listrik lebih aman. Proses pemilu telah berjalan, kampanye juga berjalan, kami mengoptimalkan saja," kata General Manager PT PLN Distribusi Jatim, IBG Mardawa Padangratha, Selasa (25/3/2014).
Menurutnya, listrik menjadi fasilitas yang sangat penting dalam pelaksanaan pemilu, apalagi saat penghitungan suara. Karena, hasil perhitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan dikirim ke Kecamatan selanjutnya ke Kabupaten dan Provinsi dan diteruskan ke pusat melalui berbagai fasilitas elektronik yang dijalankan dengan listrik.
PLN, ujar dia, akan melakukan koordinasi dengan pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengetahui lokasi mana yang menjadi obyek vital yang harus diprioritaskan penjagaannya. Sebab, KPU merupakan instansi yang lebih mengetahui secara detail lokasi vital dalam proses pemilu.
"Kita sangat mengoptimalkan potensi milik PLN. Semua pegawai kita kerahkan untuk menjaga pemilu," ujarnya saat acara Gelar Pasukan Pengamanan Listrik Pemilu 2014 di PLN Area Surabaya Selatan Jalan Ngagel Timur Surabaya.
Sebenarnya, pengamanan pemilu sudah mulai dilakukan sejak awal musim kampanye. Namun, PLN menilai saat ini baru perlu melakukan pengecekan tentang kesiapan seluruh petugas PLN di 16 area dan 113 rayon serta di satu area pengatur distribusi yang ada.
"Sebenarnya, pengamanan tidak hanya kami lakukan di saat menjelang acara penting seperti adanya pemilu, lebaran dan natal saja. Setiap hari kami melakukan pengamanan. Hanya saja, pada saat momen penting seperti ini, pengamanan dan kesiapan lebih ditekankan," ungkap Mardawa.
Terkait kondisi listrik di Jatim, saat ini pasokan listrik ke seluruh wilayah Jatim mencapai 7.000 Mega Watt (MW), sementara kebutuhan listrik saat beban puncak mencapai 4.800 MW. Sehingga masih surplus sebesar 2.200 MW yang siap layani tambahan kebutuhan listrik Jatim. Kelebihan beban listrik itu, ujar dia, sekarang dialirkan ke beberapa daerah yang membutuhkan di Jawa Tengah dan Bali.
Untuk peningkatan konsumsi listrik saat kampanye, Mantan GM PLN Bali ini mengaku, tidak ada peningkatan signifikan. Bahkan saat hari pemungutan suara dipastikan konsumsi listrik justru mengalami penurunan sebesar 10 persen, karena aktivitas pemerintah dan industri libur. PLN perlu mengantisipasi terjadinya listrik padam akibat gangguan.
"Untuk mengantisipasi kondisi yang tidak diinginkan, PLN telah menyediakan satu hingga dua unit ganset mobile dan gardu mobile di seluruh rayon yang ada. Jika mengalami pemadaman, genset bisa dipergunakan dengan segera," paparnya.
Manager Distribusi PLN Jatim Johnny Palma mengatakan, peletakan genset sebagai antisipasi akan dilakukan diseluruh rayon. Untuk setiap rayon, rencananya akan ada dua genset mobile.
Hal ini dilakukan untuk mempermudah area-area yang keslitan aliran listrik secara mendadak. "Ada dua genset yang kita pasang. Ada 113 rayon di Jatim, berarti genset kita akan berada di rayon-rayon ini," pungkasnya.
"Kami akan menjaga pasokan listrik lebih aman. Proses pemilu telah berjalan, kampanye juga berjalan, kami mengoptimalkan saja," kata General Manager PT PLN Distribusi Jatim, IBG Mardawa Padangratha, Selasa (25/3/2014).
Menurutnya, listrik menjadi fasilitas yang sangat penting dalam pelaksanaan pemilu, apalagi saat penghitungan suara. Karena, hasil perhitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan dikirim ke Kecamatan selanjutnya ke Kabupaten dan Provinsi dan diteruskan ke pusat melalui berbagai fasilitas elektronik yang dijalankan dengan listrik.
PLN, ujar dia, akan melakukan koordinasi dengan pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengetahui lokasi mana yang menjadi obyek vital yang harus diprioritaskan penjagaannya. Sebab, KPU merupakan instansi yang lebih mengetahui secara detail lokasi vital dalam proses pemilu.
"Kita sangat mengoptimalkan potensi milik PLN. Semua pegawai kita kerahkan untuk menjaga pemilu," ujarnya saat acara Gelar Pasukan Pengamanan Listrik Pemilu 2014 di PLN Area Surabaya Selatan Jalan Ngagel Timur Surabaya.
Sebenarnya, pengamanan pemilu sudah mulai dilakukan sejak awal musim kampanye. Namun, PLN menilai saat ini baru perlu melakukan pengecekan tentang kesiapan seluruh petugas PLN di 16 area dan 113 rayon serta di satu area pengatur distribusi yang ada.
"Sebenarnya, pengamanan tidak hanya kami lakukan di saat menjelang acara penting seperti adanya pemilu, lebaran dan natal saja. Setiap hari kami melakukan pengamanan. Hanya saja, pada saat momen penting seperti ini, pengamanan dan kesiapan lebih ditekankan," ungkap Mardawa.
Terkait kondisi listrik di Jatim, saat ini pasokan listrik ke seluruh wilayah Jatim mencapai 7.000 Mega Watt (MW), sementara kebutuhan listrik saat beban puncak mencapai 4.800 MW. Sehingga masih surplus sebesar 2.200 MW yang siap layani tambahan kebutuhan listrik Jatim. Kelebihan beban listrik itu, ujar dia, sekarang dialirkan ke beberapa daerah yang membutuhkan di Jawa Tengah dan Bali.
Untuk peningkatan konsumsi listrik saat kampanye, Mantan GM PLN Bali ini mengaku, tidak ada peningkatan signifikan. Bahkan saat hari pemungutan suara dipastikan konsumsi listrik justru mengalami penurunan sebesar 10 persen, karena aktivitas pemerintah dan industri libur. PLN perlu mengantisipasi terjadinya listrik padam akibat gangguan.
"Untuk mengantisipasi kondisi yang tidak diinginkan, PLN telah menyediakan satu hingga dua unit ganset mobile dan gardu mobile di seluruh rayon yang ada. Jika mengalami pemadaman, genset bisa dipergunakan dengan segera," paparnya.
Manager Distribusi PLN Jatim Johnny Palma mengatakan, peletakan genset sebagai antisipasi akan dilakukan diseluruh rayon. Untuk setiap rayon, rencananya akan ada dua genset mobile.
Hal ini dilakukan untuk mempermudah area-area yang keslitan aliran listrik secara mendadak. "Ada dua genset yang kita pasang. Ada 113 rayon di Jatim, berarti genset kita akan berada di rayon-rayon ini," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :