Kemenpera pilih BRI salurkan BSPS
Selasa, 25 Maret 2014 - 19:05 WIB
Kemenpera pilih BRI salurkan BSPS
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Perumahan Rakyat Republik Indonesia (Kemenpera) mempercayakan Penyaluran Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2014 ke seluruh penjuru tanah air kepada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Kerja sama kedua lembaga diteken pada tanggal 25 Maret 2014, bertempat di Jakarta. Penandatanganan dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen Penyediaan Rumah Swadaya di Seluruh wilayah Indonesia dan Executive Vice President BRI Agus Noorsanto disaksikan oleh pejabat-pejabat di lingkungan kedua belah pihak.
“Ruang lingkup Perjanjian Kerjasama tersebut adalah penyaluran dana BSPS Tahun Anggaran 2014 dari rekening giro penampungan ke rekening tabungan BRI penerima bantuan serta pelayanan penarikan dana oleh penerima bantuan, dengan target sebanyak 200.000 (dua ratus ribu) unit yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Corporate Secretary BRI Muhamad Ali dalam rilisnya, Selasa (25/3/2014).
Dari perjanjian ini, Kementrian Perumahan Rakyat memperlihatkan komitmennya yang tinggi untuk selalu meningkatkan kualitas rumah tinggal bagi seluruh warga Indonesia. “Kerja sama dengan pihak perbankan diharapkan dapat mempermudah dan mempercepat penyaluran bantuan. Dampaknya akan segera terwujud, rumah tinggal layak huni bagi masyarakat,” papar Ali.
Bagi BRI, lanjut Ali, kerjasama ini merupakan kemitraan yang membanggakan dan sangat strategis, mengingat layanan penyaluran bantuan tersebut akan disalurkan melalui tabungan sehingga berpotensi menambah jumlah nasabah.
“Didukung dengan unit kerja BRI yang tersebar dan terbesar di seluruh nusantara serta didukung oleh teknologi terkini, tentunya akan sangat membantu dalam menyalurkan BSPS tepat waktu, tepat jumlah dan tepat identitas. Intinya BRI akan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat penerima bantuan,” pungkas Ali.
Sedangkan, bagi pihak Kemenpera, kerja sama ini diharapkan dapat membantu masyarakat miskin dan masyarakat berpenghasilan rendah untuk membangun maupun merehabilitasi tempat tinggal mereka sehingga lebih layak huni.
Pada 2012 lalu, dana BSPS yang dikucurkan mencapai Rp1,5 triliun untuk 250 ribu penerima bantuan, sementara di 2013 tercatat berjumlah Rp1,9 triliun kepada 230 ribu penerima bantuan.
Kerja sama kedua lembaga diteken pada tanggal 25 Maret 2014, bertempat di Jakarta. Penandatanganan dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen Penyediaan Rumah Swadaya di Seluruh wilayah Indonesia dan Executive Vice President BRI Agus Noorsanto disaksikan oleh pejabat-pejabat di lingkungan kedua belah pihak.
“Ruang lingkup Perjanjian Kerjasama tersebut adalah penyaluran dana BSPS Tahun Anggaran 2014 dari rekening giro penampungan ke rekening tabungan BRI penerima bantuan serta pelayanan penarikan dana oleh penerima bantuan, dengan target sebanyak 200.000 (dua ratus ribu) unit yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Corporate Secretary BRI Muhamad Ali dalam rilisnya, Selasa (25/3/2014).
Dari perjanjian ini, Kementrian Perumahan Rakyat memperlihatkan komitmennya yang tinggi untuk selalu meningkatkan kualitas rumah tinggal bagi seluruh warga Indonesia. “Kerja sama dengan pihak perbankan diharapkan dapat mempermudah dan mempercepat penyaluran bantuan. Dampaknya akan segera terwujud, rumah tinggal layak huni bagi masyarakat,” papar Ali.
Bagi BRI, lanjut Ali, kerjasama ini merupakan kemitraan yang membanggakan dan sangat strategis, mengingat layanan penyaluran bantuan tersebut akan disalurkan melalui tabungan sehingga berpotensi menambah jumlah nasabah.
“Didukung dengan unit kerja BRI yang tersebar dan terbesar di seluruh nusantara serta didukung oleh teknologi terkini, tentunya akan sangat membantu dalam menyalurkan BSPS tepat waktu, tepat jumlah dan tepat identitas. Intinya BRI akan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat penerima bantuan,” pungkas Ali.
Sedangkan, bagi pihak Kemenpera, kerja sama ini diharapkan dapat membantu masyarakat miskin dan masyarakat berpenghasilan rendah untuk membangun maupun merehabilitasi tempat tinggal mereka sehingga lebih layak huni.
Pada 2012 lalu, dana BSPS yang dikucurkan mencapai Rp1,5 triliun untuk 250 ribu penerima bantuan, sementara di 2013 tercatat berjumlah Rp1,9 triliun kepada 230 ribu penerima bantuan.
(gpr)
Lihat Juga :