IHSG berpotensi bergerak pada rentang 4.655-4.743
Rabu, 26 Maret 2014 - 08:20 WIB
IHSG berpotensi bergerak pada rentang 4.655-4.743
A
A
A
Sindonews.com - Derasnya arus dana masuk sebagai imbas tingginya kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia membuat keinginan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk terus naik kian kuat.
Untuk hari ini, analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya memperkirakan, IHSG akan menguat berada pada rentang 4.655–4.743. "Saat ini untuk jangka panjang IHSG masih menunjukkan kondisi uptrend," kata dia, Rabu (26/4/2014).
Menilik lajunya pada perdagangan kemarin, tampak jelas tekanan yang terjadi spanjang pergerakan IHSG hingga penutupan perdagangan belum menyurutkan capital inflow yang terjadi.
Bahkan, lanjut dia, arus inflow semakin membesar dibanding dengan arus dana masuk pada perdagangan sebelumnya pada 24 Maret 2014 sebesar Rp268,36 miliar dan 25 Maret 2014 sebesar Rp325,25 miliar.
Hal ini mencerminkan bahwa kepercayaan investor terhadap kondisi ekonomi negara kita menjelang perhelatan akbar pergantian pucuk pimpinan masih tinggi, sehingga inflow terus meningkat dari waktu ke waktu.
"Target resistance saat ini berada pada 4.743 sebagai resistance terdekat, dengan support pada 4.655 yang merupakan pembatas peralihan, jika dijebol maka akan memperpanjang timeframe dari pola sideways IHSG," papar dia.
IHSG kemarin ditutup melemah seiring memerahnya mayoritas bursa Asia. IHSG tergelincir 17,33 poin atau 0,37 persen ke level 4.703,09. Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,37 triliun dengan 4,92 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp308,84 miliar. Tercatat 108 saham naik, 196 saham melemah dan 77 saham stagnan.
Untuk hari ini, analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya memperkirakan, IHSG akan menguat berada pada rentang 4.655–4.743. "Saat ini untuk jangka panjang IHSG masih menunjukkan kondisi uptrend," kata dia, Rabu (26/4/2014).
Menilik lajunya pada perdagangan kemarin, tampak jelas tekanan yang terjadi spanjang pergerakan IHSG hingga penutupan perdagangan belum menyurutkan capital inflow yang terjadi.
Bahkan, lanjut dia, arus inflow semakin membesar dibanding dengan arus dana masuk pada perdagangan sebelumnya pada 24 Maret 2014 sebesar Rp268,36 miliar dan 25 Maret 2014 sebesar Rp325,25 miliar.
Hal ini mencerminkan bahwa kepercayaan investor terhadap kondisi ekonomi negara kita menjelang perhelatan akbar pergantian pucuk pimpinan masih tinggi, sehingga inflow terus meningkat dari waktu ke waktu.
"Target resistance saat ini berada pada 4.743 sebagai resistance terdekat, dengan support pada 4.655 yang merupakan pembatas peralihan, jika dijebol maka akan memperpanjang timeframe dari pola sideways IHSG," papar dia.
IHSG kemarin ditutup melemah seiring memerahnya mayoritas bursa Asia. IHSG tergelincir 17,33 poin atau 0,37 persen ke level 4.703,09. Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,37 triliun dengan 4,92 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp308,84 miliar. Tercatat 108 saham naik, 196 saham melemah dan 77 saham stagnan.
(rna)
Lihat Juga :