Unilever bukukan laba bersih tahun lalu Rp5,35 T
Rabu, 26 Maret 2014 - 11:29 WIB
Unilever bukukan laba bersih tahun lalu Rp5,35 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) sepanjang tahun lalu membukukan laba bersih sebesar Rp5,35 triliun atau naik 10,54 persen dibanding 2012 senilai Rp4,84 triliun. Sementara laba bersih per saham dasar perseroan pada tahun lalu terkerek menjadi Rp701 per saham dibanding tahun sebelumnya Rp634 per saham.
Dalam laporan keuangan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/3/2014) terungkap bahwa naiknya laba tersebut didukung melonjakanya penjualan bersih sebesar 12,67 persen menjadi Rp30,76 triliun dari tahun sebelumnya Rp27,3 triliun.
Namun naiknya penjualannya diikuti meningkatnya harga pokok penjualan sebesar 11,71 persen menjadi Rp14,98 triliun dari tahun 2012 senilai Rp13,41 triliun. Akibatnya, laba kotor perseroan pada akhir tahun lalu tercatat sebesar Rp15,78 triliun, masih lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya Rp13,89 triliun.
Beban pemasaran dan penjualan mengalami kenaikan menjadi Rp6,63 triliun dari Rp5,89 triliun, beban umum dan administrasi melonjak menjadi Rp2,03 triliun dari Rp1,54 triliun dan penghasilan lain-lain turun tipis menjadi Rp42,7 miliar dari Rp43,3 miliar.
Adapun laba usaha perseroan tercatat sebesar Rp7,16 triliun, naik 10,15 persen dibanding 2012 senilai Rp6,5 triliun. Penghasilan keuangan menurun menjadi Rp14,47 miliar dari Rp37,55 miliar dan biaya keuangan juga menyusut menjadi Rp20,11 miliar dari Rp68,89 miliar.
Jumlah aset UNVR pada akhir tahun lalu mencapai Rp13,35 triliun, dengan total utang sebesar Rp9,09 triliun. Sedangkan aset perseroan pada 2012 sebesar Rp11,98 triliun, dengan utang senilai Rp8,02 triliun.
Dalam laporan keuangan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/3/2014) terungkap bahwa naiknya laba tersebut didukung melonjakanya penjualan bersih sebesar 12,67 persen menjadi Rp30,76 triliun dari tahun sebelumnya Rp27,3 triliun.
Namun naiknya penjualannya diikuti meningkatnya harga pokok penjualan sebesar 11,71 persen menjadi Rp14,98 triliun dari tahun 2012 senilai Rp13,41 triliun. Akibatnya, laba kotor perseroan pada akhir tahun lalu tercatat sebesar Rp15,78 triliun, masih lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya Rp13,89 triliun.
Beban pemasaran dan penjualan mengalami kenaikan menjadi Rp6,63 triliun dari Rp5,89 triliun, beban umum dan administrasi melonjak menjadi Rp2,03 triliun dari Rp1,54 triliun dan penghasilan lain-lain turun tipis menjadi Rp42,7 miliar dari Rp43,3 miliar.
Adapun laba usaha perseroan tercatat sebesar Rp7,16 triliun, naik 10,15 persen dibanding 2012 senilai Rp6,5 triliun. Penghasilan keuangan menurun menjadi Rp14,47 miliar dari Rp37,55 miliar dan biaya keuangan juga menyusut menjadi Rp20,11 miliar dari Rp68,89 miliar.
Jumlah aset UNVR pada akhir tahun lalu mencapai Rp13,35 triliun, dengan total utang sebesar Rp9,09 triliun. Sedangkan aset perseroan pada 2012 sebesar Rp11,98 triliun, dengan utang senilai Rp8,02 triliun.
(rna)
Lihat Juga :