Bandara Bali batalkan 400 penerbangan saat Nyepi
Rabu, 26 Maret 2014 - 17:26 WIB
Bandara Bali batalkan 400 penerbangan saat Nyepi
A
A
A
Sindonews.com - Selama perayaan hari Nyepi, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali tutup selama 24 jam. Sehingga sebanyak 400 penerbangan dibatalkan.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Bandara Ngurah Rai selama Nyepi ditutup terhitung mulai pukul 06.00 Wita pada Senin 31 Maret 2014. "Bandara akan dibuka kembali pada Selasa 1 April 2014 pukul 06:00 Wita," kata Co GM Bandara I Gusti Ngurah Rai, I Gusti Ngurah Ardita dalam rilisnya, Rabu (26/3/2014).
Penutupan selama 24 jam itu dipastikan meniadakan 400 penerbangan berjadwal yang terdiri dari 248 penerbangan domestik dan 152 penerbangan internasional. Menurutnya, selama 24 jam penutupan bandara, para personil yang terkait penerbangan akan tetap disiagakan.
"Walapun tidak beroperasi, kami tetap menyiagakan personil mengantisipasi adanya permohonan technical landing atau emergency landing, termasuk medical evacuation," ujarnya.
Penutupan bandara mengacu pada Surat Dirjen Perhubungan Udara Nomor AU/2696.DAU/1796/99 tanggal 01 September 1999 dan Surat Edaran Gubernur
Bali Nomor 003.2/223168/DPIK tanggal 30 Desember 2013.
Dengan adanya Surat Dirjen Perhubungan Udara dan Edaran Gubernur Bali, maka selama pelaksanaan Nyepi, semua penerbangan domestik maupun internasional dengan tujuan akhir dan keberangkatan pertama dari Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai akan ditiadakan.
Penutupan bandara selama Hari Raya Nyepi sudah berlangsung sejak 2000. Namun demikian, beberapa hal tetap dikoordinasikan dan disiapkan untuk memastikan seluruh pelaksanaan Nyepi di bandara berjalan lancar dan aman.
Guna menjamin kelancaran dan keamanan pelaksanaan Nyepi di bandara, Angkasa Pura I bekerja sama dengan Air Navigation telah mengirimkan Notam (Notice to Airman) ke maskapai penerbangan dan bandara di seluruh dunia.
Dengan Notam itu, maskapai dapat mengatur dari jauh hari untuk tidak menjadwalkan penerbangannya ke Bali selama periode penutupan tersebut.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Bandara Ngurah Rai selama Nyepi ditutup terhitung mulai pukul 06.00 Wita pada Senin 31 Maret 2014. "Bandara akan dibuka kembali pada Selasa 1 April 2014 pukul 06:00 Wita," kata Co GM Bandara I Gusti Ngurah Rai, I Gusti Ngurah Ardita dalam rilisnya, Rabu (26/3/2014).
Penutupan selama 24 jam itu dipastikan meniadakan 400 penerbangan berjadwal yang terdiri dari 248 penerbangan domestik dan 152 penerbangan internasional. Menurutnya, selama 24 jam penutupan bandara, para personil yang terkait penerbangan akan tetap disiagakan.
"Walapun tidak beroperasi, kami tetap menyiagakan personil mengantisipasi adanya permohonan technical landing atau emergency landing, termasuk medical evacuation," ujarnya.
Penutupan bandara mengacu pada Surat Dirjen Perhubungan Udara Nomor AU/2696.DAU/1796/99 tanggal 01 September 1999 dan Surat Edaran Gubernur
Bali Nomor 003.2/223168/DPIK tanggal 30 Desember 2013.
Dengan adanya Surat Dirjen Perhubungan Udara dan Edaran Gubernur Bali, maka selama pelaksanaan Nyepi, semua penerbangan domestik maupun internasional dengan tujuan akhir dan keberangkatan pertama dari Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai akan ditiadakan.
Penutupan bandara selama Hari Raya Nyepi sudah berlangsung sejak 2000. Namun demikian, beberapa hal tetap dikoordinasikan dan disiapkan untuk memastikan seluruh pelaksanaan Nyepi di bandara berjalan lancar dan aman.
Guna menjamin kelancaran dan keamanan pelaksanaan Nyepi di bandara, Angkasa Pura I bekerja sama dengan Air Navigation telah mengirimkan Notam (Notice to Airman) ke maskapai penerbangan dan bandara di seluruh dunia.
Dengan Notam itu, maskapai dapat mengatur dari jauh hari untuk tidak menjadwalkan penerbangannya ke Bali selama periode penutupan tersebut.
(izz)
Lihat Juga :