Rupiah diproyeksi masih melemah
Kamis, 27 Maret 2014 - 09:01 WIB
Rupiah diproyeksi masih melemah
A
A
A
Sindonews.com - Rupiah melangkah gontai akibat diterjang sentimen negatif pelemahan mata uang euro pada perdagangan sebelumnya.
"Laju rupiah melewati kisaran level support Rp11.368 per USD. Rentang rupiah pada perdagangan hari ini di kisaran Rp11.418-11.385 mengacu kurs tengah BI," terang Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, Kamis (27/3/2014).
Menilik perdagangan kemarin, laju rupiah tampak berbalik melemah seiring melemahnya nilai tukar euro, sehingga dimanfaatkan oleh USD untuk menguat. "Pelemahan laju euro seiring dengan masih adanya indikasi perlambatan data-data ekonomi," kata Reza.
Di sisi lain, rilis kenaikan CB consumer confidence dan stabilnya case-shiller home price MoM AS mampu memberikan sentimen positif bagi laju USD. Bahkan, apresiasi won, dolar Australia dan poundsterling tidak mampu memberikan imbas positif bagi bertahannya rupiah di zona hijau.
Kemarin, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada berada di level Rp11.408 per USD. Posisi ini melemah 51 poin dibanding penutupan Selasa (25/3/2014) di level Rp11.357 per USD.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.412 per USD. Posisi ini terdepresiasi 19 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.393 per USD.
"Laju rupiah melewati kisaran level support Rp11.368 per USD. Rentang rupiah pada perdagangan hari ini di kisaran Rp11.418-11.385 mengacu kurs tengah BI," terang Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, Kamis (27/3/2014).
Menilik perdagangan kemarin, laju rupiah tampak berbalik melemah seiring melemahnya nilai tukar euro, sehingga dimanfaatkan oleh USD untuk menguat. "Pelemahan laju euro seiring dengan masih adanya indikasi perlambatan data-data ekonomi," kata Reza.
Di sisi lain, rilis kenaikan CB consumer confidence dan stabilnya case-shiller home price MoM AS mampu memberikan sentimen positif bagi laju USD. Bahkan, apresiasi won, dolar Australia dan poundsterling tidak mampu memberikan imbas positif bagi bertahannya rupiah di zona hijau.
Kemarin, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada berada di level Rp11.408 per USD. Posisi ini melemah 51 poin dibanding penutupan Selasa (25/3/2014) di level Rp11.357 per USD.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.412 per USD. Posisi ini terdepresiasi 19 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.393 per USD.
(rna)