OJK ajak masyarakat Jember pahami investasi bodong

Kamis, 27 Maret 2014 - 14:56 WIB
OJK ajak masyarakat...
OJK ajak masyarakat Jember pahami investasi bodong
A A A
Sindonews.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajak masyarakat Jember agar memahami serta tanggap terhadap adanya investasi bodong. Pasalnya, kasus investasi bodong ini ternyata mampu menembak semua lapisan masyarakat.

"Pertama masyarakat harus paham dulu investasi bodong dan itu mudah dikenali," Ujar Komisioner OJK, Firdaus Jailani pada seminar nasional yang diselenggarakan Bening Institute bekerja sama dengan OJK di Hotel Aston Jember, Jawa Timur, Kamis (27/3/2014).

Investasi bodong, bisa dikenal dari keuntungan yang ditawarkan. "Kalau ada orang yang menawarkan keuntungan 2-3 persen per bulan atau sebanyak 24-36 persen per tahun itu sudah tidak masuk akal," ujarnya.

Dia mengatakan, masyarakat yang ingin berinvestasi harus melihat dan memperhatikan ukuran keuntungan yang ada dalam perbankan. Pada bank umumnya keuntungan yang diberikan sangat masuk akal dengan 7,5 persen per tahun atau bila pada BPR 8 persen per tahun.

"Kalau mereka menawarkan keuntungan baik dengan deposito, usaha perkebunan atau emas dan sebagainya, itu sangat tidak masuk akal sekali," kata dia.

Karena itu, OJK saat ini memiliki divisi market intelejen yang bisa menyelidiki dugaan akan investasi bodong. "Itu saja tidak cukup, kami mohon partisipasi masyarakat di Jember ini untuk melapor bila ada dugaan investasi bodong ke hotline OJK," jelasnya.

OJK sebagai institusi pengawas bidang keuangan di Indonesia bakal bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk pengawasan Lembaga Keuangan Mikro (LKM). "Sesuai dengan UU, kami harus mendelegasikan pengawasan kepada Pemerintah Daerah (Pemda)," ujar Firdaus.

Selain melakukan pelatihan, OJK saat ini sedang menggodok peraturan di bawah UU sebagai patokan bagi pemerintah daerah dalam pengawasan LKM ke depan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan...
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan Listrik, Soroti Lonjakan Investasi EBT
Bijak Memilih, Berikut...
Bijak Memilih, Berikut Tips Aman Berinvestasi di Aset Digital
Daftar 14 Investasi...
Daftar 14 Investasi Ilegal yang Distop Satgas Waspada Investasi
Korban Dugaan Investasi...
Korban Dugaan Investasi Bodong Tanyakan Kelanjutan Kasusnya ke OJK
Penipuan Investasi Bodong...
Penipuan Investasi Bodong Dengan Kedok Investasi Beras
Thong Guan Industries...
Thong Guan Industries Bhd Investasi di KIT Batang Jawa Tengah
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
57 menit yang lalu
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
1 jam yang lalu
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
2 jam yang lalu
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
3 jam yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
3 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Tolak Usulan...
Indonesia Tolak Usulan Investasi Apple Rp1,58 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved