Mendag buka Agrinex Expo 2014
Jum'at, 28 Maret 2014 - 10:39 WIB
Mendag buka Agrinex Expo 2014
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi secara resmi telah membuka pameran Agrinex Expo ke-8 yang diselenggarakan oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) bersama Performax.
"Kegiatan pameran ini merupakan bentuk dukungan pemerintah atas isu penting dunia terhadap sistem pangan berkelanjutan, yang merupakan satu dari delapan Millennium Development Goals (MDGs)," kata Lutfi di JCC, Jumat (28/3/2014).
Mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ini menuturkan, pelaksanaan Agrinex Expo yang ke-8 merupakan bukti keseriusan semua pihak untuk mengembangkan potensi produk agrobisnis Indonesia agar dapat berperan lebih besar dalam perekonomian nasional.
"Sebagai negara dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang berlimpah, langkah Indonesia untuk mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan bukanlah tanpa hambatan. Alih fungsi lahan, perubahan iklim, urbanisasi, dan pertumbuhan penduduk membawa dampak terhadap tata kelola bidang agro secara keseluruhan," jelasnya.
Menurutnya, perlu keseriusan, dedikasi, komitmen dan tanggung jawab semua pihak untuk dapat mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan nasional, baik saat ini dan bagi penerus selanjutnya.
"Ini sejalan dengan upaya meminimalkan kekurangan kebutuhan pangan, meningkatkan kemampuan untuk menghasilkan makanan bergizi bagi semua orang di masa kini. Dan meningkatkan kapasitas generasi mendatang sebagai bentuk kedaulatan, kemandirian, serta ketahanan pangan," pungkas Mendag.
"Kegiatan pameran ini merupakan bentuk dukungan pemerintah atas isu penting dunia terhadap sistem pangan berkelanjutan, yang merupakan satu dari delapan Millennium Development Goals (MDGs)," kata Lutfi di JCC, Jumat (28/3/2014).
Mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ini menuturkan, pelaksanaan Agrinex Expo yang ke-8 merupakan bukti keseriusan semua pihak untuk mengembangkan potensi produk agrobisnis Indonesia agar dapat berperan lebih besar dalam perekonomian nasional.
"Sebagai negara dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang berlimpah, langkah Indonesia untuk mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan bukanlah tanpa hambatan. Alih fungsi lahan, perubahan iklim, urbanisasi, dan pertumbuhan penduduk membawa dampak terhadap tata kelola bidang agro secara keseluruhan," jelasnya.
Menurutnya, perlu keseriusan, dedikasi, komitmen dan tanggung jawab semua pihak untuk dapat mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan nasional, baik saat ini dan bagi penerus selanjutnya.
"Ini sejalan dengan upaya meminimalkan kekurangan kebutuhan pangan, meningkatkan kemampuan untuk menghasilkan makanan bergizi bagi semua orang di masa kini. Dan meningkatkan kapasitas generasi mendatang sebagai bentuk kedaulatan, kemandirian, serta ketahanan pangan," pungkas Mendag.
(izz)
Lihat Juga :