Singapore Changi Airport jadi bandara terbaik dunia
Jum'at, 28 Maret 2014 - 11:54 WIB
Singapore Changi Airport jadi bandara terbaik dunia
A
A
A
Sindonews.com - Singapore Changi Airport terpilih menjadi bandar udara terbaik dunia (World's Best Airport)" oleh para penumpang selama dua tahun berturut-turut dalam acara "2014 World Airport Awards" di Passenger Terminal EXPO, Barcelona, Spanyol.
Sepuluh bandara terbaik dunia untuk 2014 yaitu, Singapore Changi Airport pada urutan pertama, diiukuti Incheon International Airport, Munich Airport, Hong Kong International Airport, Amsterdam Schiphol Airport, Tokyo International Airport (Haneda), Beijing Capital International Airport, Zurich Airport, Vancouver International Airport, dan London Heathrow Airport.
"Keberhasilan memenangkan penghargaan bergengsi ini untuk dua tahun berturut-turut membuktikan bahwa Changi Airport lebih dari sekadar bandar udara biasa," kata CEO Skytrax, Edward Plaisted dalam rilisnya, Jumat (28/3/2014).
Menurutnya, Changi Airport menawarkan pengalaman wisata tersendiri dan terus meningkatkan standar kualitasnya untuk menjadi bandara terfavorit di seluruh dunia. Changi Airport dikenal sebagai pemimpin dan inovator dalam industri bandara dan selalu memanjakan serta memberi kejutan menyenangkan bagi wisatawan.
"Changi Airport memperlihatkan bagaimana pengalaman di bandara dapat menjadi bagian yang menyenangkan dari sebuah perjalanan, sesuatu yang sangat berarti di dunia yang bergerak dengan cepat," katanya.
Selain terpilih sebagai bandara terbaik dunia, Changi Airport juga menerima penghargaan sebagai bandara terbaik untuk fasilitas rekreasi. Berbagai pilihan fasilitas rekreasi dan hiburan merupakan fitur unik dan menonjol di Changi Airport, dan membuktikan dedikasi bandara ini untuk memastikan tingkat kepuasan maksimal bagi para penumpang.
Chief Executive Officer Changi Airport Group, Lee Seow Hiang mengatakan, pihaknya merasa terhormat dinobatkan oleh Skytrax sebagai badnara terbaik dunia selama dua tahun berturut-turut. Penghargaan ini merupakan motivasi besar baginya dan mendorong untuk terus berusaha menjadi lebih baik.
"Di Changi Airport, kami selalu berusaha mengantisipasi kebutuhan pelanggan, yang merupakan dasar dari Changi Experience. Penghargaan ini juga kami dedikasikan bagi komunitas Changi Airport untuk komitmen mereka yang luar biasa dalam memberikan layanan prima, juga kepada para penumpang untuk kepercayaan mereka terhadap kami," jelasnya.
Pada 2013, Changi Airport menunjukkan performa kuat dan menciptakan standar baru dalam hal trafik penumpang dan pergerakan pesawat terbang, yaitu menangani 53,7 juta penumpang dan 343.800 pendaratan dan keberangkatan sepanjang tahun.
Pertumbuhan trafik penumpang di Changi Airport pada 2013 didorong tingginya pariwisata di kawasan Asia Pasifik. Trafik ke Asia Tenggara dan Asia Timur-Laut, yang mencapai hampir 70 persen dari total trafik Changi Airport, masing-masing mencatat peningkatan sebesar 8,2 persen dan 7,0 persen.
Indonesia terus menjadi pasar terbesar bagi Changi dengan lebih dari 7,4 juta penumpang yang melewati Changi Airport selama 2013, meningkat 8,8 persen dibanding tahun sebelumnya.
Perjanjian bilateral layanan udara antara Singapura dan Indonesia pada Februari 2013 membawa peluang baru untuk bertumbuh, terutama untuk rute Singapura-Jakarta, rute penerbangan tersibuk kedua di dunia. Maskapai penerbangan juga menambah layanan ke dan dari kota-kota sekunder yang semakin bertumbuh seperti Bali, Medan dan Surabaya.
Sehingga para penumpang dari kota-kota tersebut dapat menikmati pengalaman transit yang luar biasa dan memiliki pilihan tujuan yang lebih banyak yang dapat dicapai melalui Singapura. Pada 2013, Jakarta kembali menempati urutan pertama dalam daftar rute penerbangan tersibuk untuk Changi Airport.
Sepuluh bandara terbaik dunia untuk 2014 yaitu, Singapore Changi Airport pada urutan pertama, diiukuti Incheon International Airport, Munich Airport, Hong Kong International Airport, Amsterdam Schiphol Airport, Tokyo International Airport (Haneda), Beijing Capital International Airport, Zurich Airport, Vancouver International Airport, dan London Heathrow Airport.
"Keberhasilan memenangkan penghargaan bergengsi ini untuk dua tahun berturut-turut membuktikan bahwa Changi Airport lebih dari sekadar bandar udara biasa," kata CEO Skytrax, Edward Plaisted dalam rilisnya, Jumat (28/3/2014).
Menurutnya, Changi Airport menawarkan pengalaman wisata tersendiri dan terus meningkatkan standar kualitasnya untuk menjadi bandara terfavorit di seluruh dunia. Changi Airport dikenal sebagai pemimpin dan inovator dalam industri bandara dan selalu memanjakan serta memberi kejutan menyenangkan bagi wisatawan.
"Changi Airport memperlihatkan bagaimana pengalaman di bandara dapat menjadi bagian yang menyenangkan dari sebuah perjalanan, sesuatu yang sangat berarti di dunia yang bergerak dengan cepat," katanya.
Selain terpilih sebagai bandara terbaik dunia, Changi Airport juga menerima penghargaan sebagai bandara terbaik untuk fasilitas rekreasi. Berbagai pilihan fasilitas rekreasi dan hiburan merupakan fitur unik dan menonjol di Changi Airport, dan membuktikan dedikasi bandara ini untuk memastikan tingkat kepuasan maksimal bagi para penumpang.
Chief Executive Officer Changi Airport Group, Lee Seow Hiang mengatakan, pihaknya merasa terhormat dinobatkan oleh Skytrax sebagai badnara terbaik dunia selama dua tahun berturut-turut. Penghargaan ini merupakan motivasi besar baginya dan mendorong untuk terus berusaha menjadi lebih baik.
"Di Changi Airport, kami selalu berusaha mengantisipasi kebutuhan pelanggan, yang merupakan dasar dari Changi Experience. Penghargaan ini juga kami dedikasikan bagi komunitas Changi Airport untuk komitmen mereka yang luar biasa dalam memberikan layanan prima, juga kepada para penumpang untuk kepercayaan mereka terhadap kami," jelasnya.
Pada 2013, Changi Airport menunjukkan performa kuat dan menciptakan standar baru dalam hal trafik penumpang dan pergerakan pesawat terbang, yaitu menangani 53,7 juta penumpang dan 343.800 pendaratan dan keberangkatan sepanjang tahun.
Pertumbuhan trafik penumpang di Changi Airport pada 2013 didorong tingginya pariwisata di kawasan Asia Pasifik. Trafik ke Asia Tenggara dan Asia Timur-Laut, yang mencapai hampir 70 persen dari total trafik Changi Airport, masing-masing mencatat peningkatan sebesar 8,2 persen dan 7,0 persen.
Indonesia terus menjadi pasar terbesar bagi Changi dengan lebih dari 7,4 juta penumpang yang melewati Changi Airport selama 2013, meningkat 8,8 persen dibanding tahun sebelumnya.
Perjanjian bilateral layanan udara antara Singapura dan Indonesia pada Februari 2013 membawa peluang baru untuk bertumbuh, terutama untuk rute Singapura-Jakarta, rute penerbangan tersibuk kedua di dunia. Maskapai penerbangan juga menambah layanan ke dan dari kota-kota sekunder yang semakin bertumbuh seperti Bali, Medan dan Surabaya.
Sehingga para penumpang dari kota-kota tersebut dapat menikmati pengalaman transit yang luar biasa dan memiliki pilihan tujuan yang lebih banyak yang dapat dicapai melalui Singapura. Pada 2013, Jakarta kembali menempati urutan pertama dalam daftar rute penerbangan tersibuk untuk Changi Airport.
(izz)
Lihat Juga :