Bukukan rugi, DEWA tak bagi dividen
Jum'at, 28 Maret 2014 - 15:33 WIB
Bukukan rugi, DEWA tak bagi dividen
A
A
A
Sindonews.com - PT Darma Henwa Tbk (DEWA) tidak bisa membagikan laba usahanya dalam bentuk dividen kepada para pemegang saham lantaran membukukan rugi pada pembukuan tahun 2013.
Keputusan itu telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) DEWA yang digelar di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Jumat (28/3/2014).
Perseroan pada tahun lalu mencatat rugi bersih sebesar USD51,74 juta, anjlok hingga 25 persen dibanding tahun sebelumnya senilai USD41,42 juta. Melonjaknya rugi bersih tersebut karena menurunnya pendapatan sebesar 33,7 persen.
Presiden Direktur DEWA Wahjudi A Martono mengatakan, pendapatan yang berhasil dibukukan sepanjang tahun 2013 hanya mampu sebesar USD222,03 juta. Artinya, perolehan ini mengalami penurunan dibandingkan pendapatan tahun 2012 yang tercatat USD334,99 juta.
"Laba kita turun, jadi kita tak bagi dividen," ujar dia usai menggelar RUPST.
Selain membukukan rugi, total aset perseroan juga mengalami penurunan menjadi USD365,7 juta dari USD439,4 pada 2012. Sementara tahun ini, perseroan membidik pendapatan sebesar USD310 juta, dengan margin keuntungan sekitar 7-8 persen dari keuntungan.
Target pendapatan akan ditopang dari produksi batu bara pada tahun ini, yang ditargetkan mencapai 16,3 juta ton.
Keputusan itu telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) DEWA yang digelar di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Jumat (28/3/2014).
Perseroan pada tahun lalu mencatat rugi bersih sebesar USD51,74 juta, anjlok hingga 25 persen dibanding tahun sebelumnya senilai USD41,42 juta. Melonjaknya rugi bersih tersebut karena menurunnya pendapatan sebesar 33,7 persen.
Presiden Direktur DEWA Wahjudi A Martono mengatakan, pendapatan yang berhasil dibukukan sepanjang tahun 2013 hanya mampu sebesar USD222,03 juta. Artinya, perolehan ini mengalami penurunan dibandingkan pendapatan tahun 2012 yang tercatat USD334,99 juta.
"Laba kita turun, jadi kita tak bagi dividen," ujar dia usai menggelar RUPST.
Selain membukukan rugi, total aset perseroan juga mengalami penurunan menjadi USD365,7 juta dari USD439,4 pada 2012. Sementara tahun ini, perseroan membidik pendapatan sebesar USD310 juta, dengan margin keuntungan sekitar 7-8 persen dari keuntungan.
Target pendapatan akan ditopang dari produksi batu bara pada tahun ini, yang ditargetkan mencapai 16,3 juta ton.
(rna)
Lihat Juga :