PTPP akan IPO-kan PP Properti
Jum'at, 28 Maret 2014 - 19:22 WIB
PTPP akan IPO-kan PP Properti
A
A
A
Sindonews.com - PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) berencana melepaskan saham anak usahanya, yakni PT PP Properti lewat mekanisme pelepasan saham perdana (Initial Public Offering/IPO) pada awal 2015 mendatang.
Direktur Pengembangan Bisnis PTPP, Harry Nugroho mengatakan, IPO PP Properti ditargetkan dapat menggalang dana segar dengan kisaran Rp1,2 triliun hingga Rp1,5 triliun.
"PP Properti rencana IPO target Rp1,2-1,5 triliun," kata Harry usai menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di PTPP, Jakarta, Jumat (28/3/2014).
Harry menambahkan, IPO tersebut akan dilakukan pada awal kuartal pertama 2015, rencananya akan melepas 30 persen saham. "Kita harapkan mengumpulkan dana Rp1,5 triliun, melepas saham 30 persen. Mungkin sekitar Januari-Februari 2015," papar dia.
Bersamaan dengan hal tersebut, guna mendukung pencapaian target jangka panjang, PTPP juga melakukan berbagai aksi korporasi tahun ini antara lain akuisisi perusahaan alat berat, yaitu PT Prima Jasa Aldodua dan pendirian pabrik pracetak baru.
Selain itu, ada juga pengembangan organisasi operasi wilayah Jawa Timur, dan dalam waktu dekat akan diadakan peletakan batu pertama Grand Kamala Lagoon Seluas 24 Hektare.
Direktur Pengembangan Bisnis PTPP, Harry Nugroho mengatakan, IPO PP Properti ditargetkan dapat menggalang dana segar dengan kisaran Rp1,2 triliun hingga Rp1,5 triliun.
"PP Properti rencana IPO target Rp1,2-1,5 triliun," kata Harry usai menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di PTPP, Jakarta, Jumat (28/3/2014).
Harry menambahkan, IPO tersebut akan dilakukan pada awal kuartal pertama 2015, rencananya akan melepas 30 persen saham. "Kita harapkan mengumpulkan dana Rp1,5 triliun, melepas saham 30 persen. Mungkin sekitar Januari-Februari 2015," papar dia.
Bersamaan dengan hal tersebut, guna mendukung pencapaian target jangka panjang, PTPP juga melakukan berbagai aksi korporasi tahun ini antara lain akuisisi perusahaan alat berat, yaitu PT Prima Jasa Aldodua dan pendirian pabrik pracetak baru.
Selain itu, ada juga pengembangan organisasi operasi wilayah Jawa Timur, dan dalam waktu dekat akan diadakan peletakan batu pertama Grand Kamala Lagoon Seluas 24 Hektare.
(gpr)
Lihat Juga :