Inflasi Maret diproyeksikan 0,04%

Sabtu, 29 Maret 2014 - 19:22 WIB
Inflasi Maret diproyeksikan...
Inflasi Maret diproyeksikan 0,04%
A A A
Sindonews.com - Tren deflasi yang biasa terjadi pada Maret sepertinya tidak akan terulang tahun ini. Kepala ekonom Bank Danamon Anton Gunawan memperkirakan laju inflasi pada Maret 2014 akan menyentuh 0,04 persen.

Proyeksi tersebut lebih rendah dibandingkan Maret 2013 (0,63 persen) atau Maret 2012 (0,07 persen). Namun, tetap lebih tinggi dibandingkan pada Maret 2011 dan 2010. Pada tahun tersebut terjadi deflasi masing-masing -0,32 dan -0,14.

Anton menjelaskan inflasi Maret yang diperkiraan sebesar 0,04% didorong kenaikan harga cabai rawit. “Harga cabai mungkin naik disebabkan erupsi Gunung Kelud (Kediri, Jawa Tengah) yang mengakibatkan hujan abu,” ujar Anton, dalam keterangan persnya, Jumat (28/3/2014).

Sebagai informasi, Kediri merupakan salah satu pemasok cabai nasional. Letusan Gunung Kelud yang terjadi pada pertengahan Februari diperkirakan merusak tanaman cabai di wilayah tersebut.

Namun, Anton mengingatkan musim panen sudah dimulai. Hal tersebut bisa menguntungkan mengingat harga beras bisa turun. Sebagai catatan, selama ini harga beras merupakan salah satu kontributor utama penyumbang inflasi. Jalur distribusi yang sempat terganggu akibat cuaca juga sudah normal sehingga kenaikan harga bisa ditekan. “Harga makanan mungkin sedikit turun terutama beras, ayam, telur dan ikan,” katanya.

Dia menyebutkan inflasi Maret relatif kecil juga dipengaruhi menguatnya nilai tukar rupiah serta harga emas yang cenderung melemah.

Seperti diketahui, nilai tukar rupiah menguat sejak awal Maret. Kondisi tersebut membuat inflasi yang disebabkan barang impor (imported inflation) mengecil. Hal itu berbanding terbalik dengan apa yang terjadi pada Januari dan Februari, di mana depresiasi rupiah turut mendongkrak inflasi.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terima Data Inflasi...
Terima Data Inflasi 2,84% dan Pertumbuhan Ekonomi 5,11%, Jokowi: Segar kalau Seperti Ini
Inflasi Bulan Maret...
Inflasi Bulan Maret 2025 Mencapai 1,65 Persen
Badan Pusat Statistik...
Badan Pusat Statistik : Inflasi 2021 Capai 1,87 Persen
Inflasi Mei Diperkirakan...
Inflasi Mei Diperkirakan Mencapai 0,31 Persen
Prediksi Inflasi September...
Prediksi Inflasi September 2022 Efek Kenaikan Harga BBM
Angka Inflasi Jawa Barat...
Angka Inflasi Jawa Barat Tertinggi
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
18 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Senin 2 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved