2012 rugi, BIPP berhasil catat laba di 2013
Senin, 31 Maret 2014 - 16:24 WIB
2012 rugi, BIPP berhasil catat laba di 2013
A
A
A
Sindonews.com - PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk (BIPP) pada 2013 berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp109,2 miliar dibanding tahun sebelumnya yang mencatat rugi bersih Rp15,13 miliar. Laba bersih per saham dasar naik menjadi Rp37,27 dari tahun sebelumnya rugi bersih per saham dasar Rp8,39.
Laporan keuangan perusahaan properti tersebut menunjukkan bahwa hasil positif sepanjang tahun lalu didukung melonjaknya pendapatan sekitar 96,85 persen menjadi Rp59,31 miliar dari tahun sebelumnya Rp30,13 miliar.
Kendati demikian, naiknya pendapatan seiring melonjaknya beban langsung sekitar 81,14 persen menjadi Rp26,12 miliar dari Rp14,42 miliar dan beban usaha yang meningkat menjadi Rp16,94 miliar dari Rp15,77 miliar.
Meski begitu, perusahaan berhasil mencatat laba selisih kurs sebesar Rp2,2 miliar atau naik 64,18 persen dibanding 2012 senilai Rp1,34 miliar dan meraih goodwill negatif mencapai Rp79,7 miliar. Penghasilan bunga deposito dan jasa giro juga melesat dari Rp100,02 juta menjadi Rp4,44 miliar.
Sementara beban bunga lembaga keuangan mampu ditekan menjadi Rp2,51 miliar dari Rp11,14 miliar. Di sisi lain, perseroan mendapat laba penjualan anak perusahaan sebesar Rp12,75 miliar, penghasilan bunga obligasi Rp586,3 juta dan dividen senilai Rp17,97 juta.
Jumlah aset perseroan pada akhir tahun lalu tercatat melonjak menjadi Rp561,41 miliar dengan pinjaman Rp126,97 miliar. Sedangkan 2012, aset tercatat Rp178,4 miliar dengan pinjaman senilai Rp93,74 miliar.
Laporan keuangan perusahaan properti tersebut menunjukkan bahwa hasil positif sepanjang tahun lalu didukung melonjaknya pendapatan sekitar 96,85 persen menjadi Rp59,31 miliar dari tahun sebelumnya Rp30,13 miliar.
Kendati demikian, naiknya pendapatan seiring melonjaknya beban langsung sekitar 81,14 persen menjadi Rp26,12 miliar dari Rp14,42 miliar dan beban usaha yang meningkat menjadi Rp16,94 miliar dari Rp15,77 miliar.
Meski begitu, perusahaan berhasil mencatat laba selisih kurs sebesar Rp2,2 miliar atau naik 64,18 persen dibanding 2012 senilai Rp1,34 miliar dan meraih goodwill negatif mencapai Rp79,7 miliar. Penghasilan bunga deposito dan jasa giro juga melesat dari Rp100,02 juta menjadi Rp4,44 miliar.
Sementara beban bunga lembaga keuangan mampu ditekan menjadi Rp2,51 miliar dari Rp11,14 miliar. Di sisi lain, perseroan mendapat laba penjualan anak perusahaan sebesar Rp12,75 miliar, penghasilan bunga obligasi Rp586,3 juta dan dividen senilai Rp17,97 juta.
Jumlah aset perseroan pada akhir tahun lalu tercatat melonjak menjadi Rp561,41 miliar dengan pinjaman Rp126,97 miliar. Sedangkan 2012, aset tercatat Rp178,4 miliar dengan pinjaman senilai Rp93,74 miliar.
(rna)
Lihat Juga :