Kadin: Biaya transportasi masih bebani masyarakat
Senin, 31 Maret 2014 - 16:35 WIB
Kadin: Biaya transportasi masih bebani masyarakat
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bidang Logistik, Carmelita Hartoto menilai, biaya transportasi di Indonesia masih sangat membebani masyarakat Indonesia. Padahal, transportasi merupakan urat nadi perekonomian nasional.
"Dengan cost dan pengeluaran beban transportasi yang tinggi, menjadikan harga barang antar daerah itu berbeda. Bahkan saudara-saudara kita di wilayah timur Indonesia harus merasakan harga yang lebih mahal akibat beban transportasi yang tinggi. Padahal transportasi itu backbone pertumbuhan ekonomi," tuturnya, Senin (31/3/2014).
Menurutnya, masalah yang terjadi di transportasi masih banyak yang belum terselesaikan. Beban yang memberatkan salah satunya tarif pelabuhan yang average-nya bisa sampai 70 persen.
Padahal, kata dia, transportasi laut sebenarnya menjadi transportasi paling murah. Namun karena ada beban lain sehingga jadi mahal, dan hal ini akhirnya membebani masyarakat.
Selain itu, permasalahan pada transportasi darat tidak kalah peliknya. Saat ini pemerintah sedang gencar-gencarnya melakukan pembangunan transportasi darat, yang berimbas pada masyarakat yang terbebani pendapatnya sebesar 20 persen.
"Kekurangan transportasi darat misalnya pada pembangunan MRT, monorel, kereta api, yang jika dibangun juga belum mencukupi. Kita harap bukan hanya transportasi darat, tetapi juga laut dan udara," pungkas Carmelita.
"Dengan cost dan pengeluaran beban transportasi yang tinggi, menjadikan harga barang antar daerah itu berbeda. Bahkan saudara-saudara kita di wilayah timur Indonesia harus merasakan harga yang lebih mahal akibat beban transportasi yang tinggi. Padahal transportasi itu backbone pertumbuhan ekonomi," tuturnya, Senin (31/3/2014).
Menurutnya, masalah yang terjadi di transportasi masih banyak yang belum terselesaikan. Beban yang memberatkan salah satunya tarif pelabuhan yang average-nya bisa sampai 70 persen.
Padahal, kata dia, transportasi laut sebenarnya menjadi transportasi paling murah. Namun karena ada beban lain sehingga jadi mahal, dan hal ini akhirnya membebani masyarakat.
Selain itu, permasalahan pada transportasi darat tidak kalah peliknya. Saat ini pemerintah sedang gencar-gencarnya melakukan pembangunan transportasi darat, yang berimbas pada masyarakat yang terbebani pendapatnya sebesar 20 persen.
"Kekurangan transportasi darat misalnya pada pembangunan MRT, monorel, kereta api, yang jika dibangun juga belum mencukupi. Kita harap bukan hanya transportasi darat, tetapi juga laut dan udara," pungkas Carmelita.
(izz)
Lihat Juga :