Sentimen ramai, IHSG berpotensi melaju positif
Selasa, 01 April 2014 - 08:25 WIB
Sentimen ramai, IHSG berpotensi melaju positif
A
A
A
Sindonews.com - Menurut analis teknikal Mandiri Sekuritas, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperdagangkan di atas EMA 200 hari. IHSG masih melanjutkan reli beberapa hari dan coba menguji resistance fibo 4.784.
Indeks rebound dengan volume intraday relatif besar dan buyer masih kontrol. Indeks masih berpotensi bergerak mixed dengan kecenderungan menguat.
Mandiri Sekuritas memperkirakan, IHSG pada perdagangan hari ini bergerak di kisaran support 4.747 dan resistance 4.779/4.784.
Sentimen yang akan berhembus pada hari ini akan cukup ramai dengan kecenderungan yang positif. Dari dalam negeri, Biro Pusat Statistik (BPS) siang ini akan merilis data inflasi Maret 2014 dan neraca perdagangan Indonesia Februari 2014.
Mandiri Sekuritas memprediksi consumer price index (CPI) akan membukukan deflasi 0,02 persen antarbulan (MoM) dibanding konsensus yang memperkirakan masih terjadi inflasi 0,11 persen MoM.
Mandiri Sekuritas juga memprediksi akan terjadi surplus perdagangan sebesar USD490 juta pada Februari (dibandingkan dengan konsensus USD210 juta). Patut digarisbawahi juga bahwa Bank Indonesia (BI) telah memprediksi surplus perdagangan dapat mencapai USD700 juta pada Februari.
Pasar saham Amerika Serikat (AS) menguat setelah Federal Reserve (The Fed) menegaskan jika kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga acuan yang datang lebih awal telah mereda.
Akhir pekan lalu, indeks saham Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 0,82 persen dan S&P 500 menguat 0,79 persen.
Dari pasar Asia, indeks di beberapa negara terkemuka juga dibuka bervariasi. Kenaikan pasar saham Asia ditunjukkan oleh Nikkei 225 di Jepang yang terapresiasi 0,04 persen. Sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan dibuka turun 0,27 persen.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas ditutup mixed. Harga minyak mentah WTI terapresiasi 0,38 persen ke USD101,67 per barel. Harga emas Comex turun 0,07 persen ke posisi USD1.293,80 per troy ounce.
Indeks rebound dengan volume intraday relatif besar dan buyer masih kontrol. Indeks masih berpotensi bergerak mixed dengan kecenderungan menguat.
Mandiri Sekuritas memperkirakan, IHSG pada perdagangan hari ini bergerak di kisaran support 4.747 dan resistance 4.779/4.784.
Sentimen yang akan berhembus pada hari ini akan cukup ramai dengan kecenderungan yang positif. Dari dalam negeri, Biro Pusat Statistik (BPS) siang ini akan merilis data inflasi Maret 2014 dan neraca perdagangan Indonesia Februari 2014.
Mandiri Sekuritas memprediksi consumer price index (CPI) akan membukukan deflasi 0,02 persen antarbulan (MoM) dibanding konsensus yang memperkirakan masih terjadi inflasi 0,11 persen MoM.
Mandiri Sekuritas juga memprediksi akan terjadi surplus perdagangan sebesar USD490 juta pada Februari (dibandingkan dengan konsensus USD210 juta). Patut digarisbawahi juga bahwa Bank Indonesia (BI) telah memprediksi surplus perdagangan dapat mencapai USD700 juta pada Februari.
Pasar saham Amerika Serikat (AS) menguat setelah Federal Reserve (The Fed) menegaskan jika kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga acuan yang datang lebih awal telah mereda.
Akhir pekan lalu, indeks saham Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 0,82 persen dan S&P 500 menguat 0,79 persen.
Dari pasar Asia, indeks di beberapa negara terkemuka juga dibuka bervariasi. Kenaikan pasar saham Asia ditunjukkan oleh Nikkei 225 di Jepang yang terapresiasi 0,04 persen. Sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan dibuka turun 0,27 persen.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas ditutup mixed. Harga minyak mentah WTI terapresiasi 0,38 persen ke USD101,67 per barel. Harga emas Comex turun 0,07 persen ke posisi USD1.293,80 per troy ounce.
(rna)
Lihat Juga :