Harga minyak WTI turun terendah dalam tiga pekan

Rabu, 02 April 2014 - 10:38 WIB
Harga minyak WTI turun...
Harga minyak WTI turun terendah dalam tiga pekan
A A A
Sindonews.com - Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun terbesar sejak 12 Maret di tengah spekulasi bahwa persediaan AS naik untuk pekan ke-11 dan sebagai ukuran dari manufaktur naik kurang dari yang diharapkan.

Harga minyak mentah WTI turun untuk hari kedua. Stok kemungkinan naik 2,5 juta barel pekan lalu, menurut survei Bloomberg sebelum laporan pemerintah besok. The Institute for Supply Management (ISM) melaporkan bahwa indeks manufaktur Amerika Serikat (AS) sebesar 53,7 pada Maret, lebih rendah dari 54 perkiraan dalam survei Bloomberg. Sebuah laporan terpisah menunjukkan manufaktur China juga melemah.

"Semua berita bearish hari ini. Data manufaktur tidak mendukung dan kami mengharapkan build lain dalam persediaan," kata Presiden Strategic Energy & Economic Research di Winchester, Massachusetts, Michael Lynch seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu (2/4/2014).

WTI untuk pengiriman Mei turun USD1,84 atau 1,8 persen, untuk menetap di USD99,74 per barel di New York Mercantile Exchange. Semua Volume berjangka yang diperdagangkan sebesar 4,4 persen di bawah rata-rata 100 hari pada pukul 16:45, harga menurun 1 persen pada Maret.

Harga sedikit berubah setelah American Petroleum Institute melaporkan persediaan minyak mentah AS turun 5,8 juta barel pekan lalu. WTI berjangka turun USD1,99, atau 2 persen menjadi USD99,59 pada pukul 4:45 di perdagangan elektronik.

Sementara, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei turun USD2,14, atau 2 persen, untuk mengakhiri sesi di USD105,62 per barel yang berbasis di London ICE Futures Europe. Volume sebesar 8,6 persen di atas rata-rata 100 hari. Patokan Eropa dengan premi USD5,88 untuk WTI setelah kemarin ditutup USD6,18.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
7 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
8 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved