Ini komentar Hatta Rajasa soal Bandara Soetta
Rabu, 02 April 2014 - 14:46 WIB
Ini komentar Hatta Rajasa soal Bandara Soetta
A
A
A
Sindonews.com - Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menempati peringkat keempat dalam jajaran bandara dengan peningkatan pelayanan terbaik di dunia atau The World’s Most Improved Airport 2014 versi Skytrax.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengungkapkan bahwa prestasi yang ditorehkan jangan membuat kita berpuas diri karena masih banyak hal yang perlu diperbaiki dalam pelayanan di Soetta.
"Ya saya syukuri, mudah-mudahan penilaian itu objektif karena di samping prestasi itu baik, tapi juga jangan berpuas diri. Banyak hal yang perlu diperbaiki dalam pelayanan Soetta," ujarnya usai memimpin rapat koordinasi di kantornya, Rabu (2/4/2014).
Bandara Soetta, dia mengatakan, sudah melebihi kapasitas tampung (over capacity) dan membuat pelayanan menjadi menurun. Di samping bersyukur, hal ini harus dijadikan sebagai satu tantangan.
"Tidak hanya pelayanan, tetapi juga dari sisi keselamatan dan keamanan," imbuh dia.
Dia menuturkan, kontribusi Soetta untuk perekonomian Indonesia sangat besar dan tidak bisa diukur hanya dari pendapatan karena Soetta merupakan urat nadi perekonomian Indonesia.
"Kontribusinya tidak bisa dilihat dalam arti Angkasa Pura II memberikan dividen, tapi yang paling utama adalah ini urat nadinya ekonomi. Anda bayangkan kalau terganggu saja, tentu penumpang mengalami persoalan. Jadi, itu memiliki arti ekonomi yang sangat besar," tutur dia.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengungkapkan bahwa prestasi yang ditorehkan jangan membuat kita berpuas diri karena masih banyak hal yang perlu diperbaiki dalam pelayanan di Soetta.
"Ya saya syukuri, mudah-mudahan penilaian itu objektif karena di samping prestasi itu baik, tapi juga jangan berpuas diri. Banyak hal yang perlu diperbaiki dalam pelayanan Soetta," ujarnya usai memimpin rapat koordinasi di kantornya, Rabu (2/4/2014).
Bandara Soetta, dia mengatakan, sudah melebihi kapasitas tampung (over capacity) dan membuat pelayanan menjadi menurun. Di samping bersyukur, hal ini harus dijadikan sebagai satu tantangan.
"Tidak hanya pelayanan, tetapi juga dari sisi keselamatan dan keamanan," imbuh dia.
Dia menuturkan, kontribusi Soetta untuk perekonomian Indonesia sangat besar dan tidak bisa diukur hanya dari pendapatan karena Soetta merupakan urat nadi perekonomian Indonesia.
"Kontribusinya tidak bisa dilihat dalam arti Angkasa Pura II memberikan dividen, tapi yang paling utama adalah ini urat nadinya ekonomi. Anda bayangkan kalau terganggu saja, tentu penumpang mengalami persoalan. Jadi, itu memiliki arti ekonomi yang sangat besar," tutur dia.
(rna)
Lihat Juga :