BPJS: Klaim JHT selesai dalam 10 menit
Kamis, 03 April 2014 - 12:30 WIB
BPJS: Klaim JHT selesai dalam 10 menit
A
A
A
Sindonews.com - Upaya peningkatan layanan terus dilakukan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Mojokerto guna menarik minat masyarakat untuk menjadi peserta aktif dalam berbagai jaminan ketenagakerjaan yang diberikan.
Berbagai kemudahan layanan terus dilakukan guna memanjakan peserta, seperti pelayanan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) pekerja yang hanya diselesaikan dalam waktu sekitar 10 menit.
"Pelayanan adalah bagian dari strategi untuk menggaet kepesertaan. Pelayanan terbaik selalu kami berikan untuk peserta, kurang lebih 10 menit klaim JHT dapat terselesaikan oleh petugas kami, peserta antrean layananpun kami berikan sosialiasi dan edukasi," kata Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto Didin Haryono dalam rilisnya, Kamis (3/4/2014).
Di samping itu, dia menjelaskan, BPJS Ketenagakerjaan juga secara simultan terus melakukan sosialisasi kepada pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pengusaha dan tenaga kerja.
Secara konsisten, kata dia, pelayanan di BPJS Mojokerto dilakukan tanpa melihat jumlah klaim maupun besar dan kecilnya perusahaan peserta yang melakukan klaim, semua dinomorsatukan.
Menurut Didin yang juga pernah berdinas di BPJS Ketenagakerjaan Madura ini mengatakan, BPJS Mojokerto memiliki potensi pertumbuhan industri yang besar karena banyak perusahaan dan tenaga kerja yang menjadi targetnya.
"Kita akan lakukan pendekatan kultural, dengan menggandeng tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, juga pemeritah daerah, termasuk kejaksaan untuk penegakan hukumnya," imbuh dia.
Wilayah kerja BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto adalah Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Jombang.
"Target kami adalah seoptimal mungkin menjadikan wilayah kerja kami sebagai yang terbaik dalam memberikan manfaat kesejahteraan kepada masyarakat pekerja," ungkap Didin.
Pihaknya berharap agar masyarakat khususnya masyarakat pekerja maupun perusahaan tidak ragu untuk mengubungi BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto terkait pelayanan. Perusahaan bisa mendaftarkan karyawannya dengan datang langsung ke kantor atau BPJS siap jemput bola.
"Kami terbuka menerima kritik dan saran karena keberadaan BPJS Ketenagakerjaan ada karena ada pekerja," tegasnya.
Berbagai kemudahan layanan terus dilakukan guna memanjakan peserta, seperti pelayanan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) pekerja yang hanya diselesaikan dalam waktu sekitar 10 menit.
"Pelayanan adalah bagian dari strategi untuk menggaet kepesertaan. Pelayanan terbaik selalu kami berikan untuk peserta, kurang lebih 10 menit klaim JHT dapat terselesaikan oleh petugas kami, peserta antrean layananpun kami berikan sosialiasi dan edukasi," kata Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto Didin Haryono dalam rilisnya, Kamis (3/4/2014).
Di samping itu, dia menjelaskan, BPJS Ketenagakerjaan juga secara simultan terus melakukan sosialisasi kepada pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pengusaha dan tenaga kerja.
Secara konsisten, kata dia, pelayanan di BPJS Mojokerto dilakukan tanpa melihat jumlah klaim maupun besar dan kecilnya perusahaan peserta yang melakukan klaim, semua dinomorsatukan.
Menurut Didin yang juga pernah berdinas di BPJS Ketenagakerjaan Madura ini mengatakan, BPJS Mojokerto memiliki potensi pertumbuhan industri yang besar karena banyak perusahaan dan tenaga kerja yang menjadi targetnya.
"Kita akan lakukan pendekatan kultural, dengan menggandeng tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, juga pemeritah daerah, termasuk kejaksaan untuk penegakan hukumnya," imbuh dia.
Wilayah kerja BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto adalah Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Jombang.
"Target kami adalah seoptimal mungkin menjadikan wilayah kerja kami sebagai yang terbaik dalam memberikan manfaat kesejahteraan kepada masyarakat pekerja," ungkap Didin.
Pihaknya berharap agar masyarakat khususnya masyarakat pekerja maupun perusahaan tidak ragu untuk mengubungi BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto terkait pelayanan. Perusahaan bisa mendaftarkan karyawannya dengan datang langsung ke kantor atau BPJS siap jemput bola.
"Kami terbuka menerima kritik dan saran karena keberadaan BPJS Ketenagakerjaan ada karena ada pekerja," tegasnya.
(rna)
Lihat Juga :