IHSG akhir pekan berpotensi dekati level 5.000
Jum'at, 04 April 2014 - 08:08 WIB
IHSG akhir pekan berpotensi dekati level 5.000
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan diproyeksi mampu menorehkan prestasinya di zona hijau mendekati level 5.000.
Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya mengatakan, IHSG secara umum sedang dalam konsolidasi sebelum kembali melanjutkan pola uptrend jangka pendeknya.
"Rentang pergerakan IHSG hari ini diperkirakan berada pada kisaran 4.856–4.941," kata dia, Jumat (4/4/2014).
Menurut William, hal ini terutama didukung oleh kembali derasnya arus capital inflow yang terjadi pada IHSG semakin menunjukkan bahwa kekuatan naik IHSG kembali membesar.
William memaparkan, arus inflow yang tercatat dalam kurun waktu 2 Januari-2 April 2014 telah mencapai Rp28,52 triliun.
Secara teknikal, lanjut William, potensi menuju resistance 4.941 terbuka cukup lebar. Jika resistance tersebut berhasil ditembus, maka akan semakin membuka peluang bahwa IHSG bisa berada di atas level 5.000 kembali.
"Sementara, support saat ini berada pada level 4.856 sebagai support terdekat dari IHSG dan tidak terlalu besar peluang untuk dijebol," pungkasnya.
IHSG kemarin berakhir di zona hijau. IHSG naik 21,11 poin atau 0,43 persen ke level 4.891,32.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,855 triliun dengan 4,957 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp1,206 miliar. Tercatat 157 saham naik, 141 saham melemah dan 106 saham stagnan.
Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya mengatakan, IHSG secara umum sedang dalam konsolidasi sebelum kembali melanjutkan pola uptrend jangka pendeknya.
"Rentang pergerakan IHSG hari ini diperkirakan berada pada kisaran 4.856–4.941," kata dia, Jumat (4/4/2014).
Menurut William, hal ini terutama didukung oleh kembali derasnya arus capital inflow yang terjadi pada IHSG semakin menunjukkan bahwa kekuatan naik IHSG kembali membesar.
William memaparkan, arus inflow yang tercatat dalam kurun waktu 2 Januari-2 April 2014 telah mencapai Rp28,52 triliun.
Secara teknikal, lanjut William, potensi menuju resistance 4.941 terbuka cukup lebar. Jika resistance tersebut berhasil ditembus, maka akan semakin membuka peluang bahwa IHSG bisa berada di atas level 5.000 kembali.
"Sementara, support saat ini berada pada level 4.856 sebagai support terdekat dari IHSG dan tidak terlalu besar peluang untuk dijebol," pungkasnya.
IHSG kemarin berakhir di zona hijau. IHSG naik 21,11 poin atau 0,43 persen ke level 4.891,32.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,855 triliun dengan 4,957 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp1,206 miliar. Tercatat 157 saham naik, 141 saham melemah dan 106 saham stagnan.
(rna)
Lihat Juga :