WTON bidik laba bersih Rp313 M
Selasa, 08 April 2014 - 10:54 WIB
WTON bidik laba bersih Rp313 M
A
A
A
Sindonews.com - PT Wika Beton Tbk (WTON) membidik laba bersih tahun ini dapat mencapai Rp313 miliar atau meningkat sebesar 29,88 persen dari realisasi perolehan laba bersih tahun lalu Rp241 miliar.
"Bottom line kami tahun ini akan menjadi sebesar Rp313 miliar, tahun lalu Rp214 miliar," ujar Direktur Keuangan WTON Entus Asnawi di Gedung Bursa Efek Indonesi (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2014).
Entus menuturkan, guna merealisasikan target pertumbuhan laba bersih tersebut, WTON bakal menggenjot penjualan perseroan pada tahun ini, yang ditargetkan dapat meningkat menjadi Rp3,5 triliun.
"Tahun ini penjualan akan dari Rp2,6 triliun di tahun 2013, menjadi Rp3,5 triliun," imbuh dia.
Entus mengutarakan keyakinannya bahwa target tersebut dapat tercapai melihat kondisi riil di lapangan, di mana dalam dua tahun terakhir kebutuhan beton pracetak (precast) meningkat cukup signifikan sejalan dengan dicanangkannya program Masterplan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (MP3EI) oleh pemerintah.
"Kebutuhan precast meningkat cukup banyak, dengan adanya MP3EI. Tercatat kenaikan rata-rata tambahan pemakaian precast per bulan sekitar Rp700 miliar per tahun," tutur dia.
"Bottom line kami tahun ini akan menjadi sebesar Rp313 miliar, tahun lalu Rp214 miliar," ujar Direktur Keuangan WTON Entus Asnawi di Gedung Bursa Efek Indonesi (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2014).
Entus menuturkan, guna merealisasikan target pertumbuhan laba bersih tersebut, WTON bakal menggenjot penjualan perseroan pada tahun ini, yang ditargetkan dapat meningkat menjadi Rp3,5 triliun.
"Tahun ini penjualan akan dari Rp2,6 triliun di tahun 2013, menjadi Rp3,5 triliun," imbuh dia.
Entus mengutarakan keyakinannya bahwa target tersebut dapat tercapai melihat kondisi riil di lapangan, di mana dalam dua tahun terakhir kebutuhan beton pracetak (precast) meningkat cukup signifikan sejalan dengan dicanangkannya program Masterplan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (MP3EI) oleh pemerintah.
"Kebutuhan precast meningkat cukup banyak, dengan adanya MP3EI. Tercatat kenaikan rata-rata tambahan pemakaian precast per bulan sekitar Rp700 miliar per tahun," tutur dia.
(rna)
Lihat Juga :