Subsidi BBM jadi PR terbesar pemerintahan baru

Jum'at, 11 April 2014 - 20:00 WIB
Subsidi BBM jadi PR...
Subsidi BBM jadi PR terbesar pemerintahan baru
A A A
Sindonews.com - Pemerintahan dengan presiden baru akan dimulai Oktober 2014 mendatang. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Armida S Alisjahbana mengingatkan, ada pekerjaan rumah (PR) besar bagi presiden baru tersebut di bidang ekonomi.

“Besaran subsidi, itu adalah agenda yang harus ditangani untuk pemerintahan berikutnya terutama subsidi energi,” tutur Armida saat berbincang dengan wartawan, di Kantor Bappenas, Jakarta, Jumat (11/4/2014).

Armida menambahkan, besaran subsidi energi terutama BBM akan menjadi masalah karena sistem subsidinya yang bersifat harga dipukul rata, bukan memberlakukan subsidi tetap. Pemberlakuan subsidi tersebut mengakibatkan alokasi subsidi BBM banyak yang salah sasaran karena dinikmati mobil pribadi.

“Kalau subsidi premium itu sudah jelas tidak tepat sasaran terutama kalau itu dipakai kendaraan pribadi. Masa mobil pribadi disubsidi dalam jumlah besar. Subsidi itu harusnya untuk angkutan massal,” imbuhnya.

Karena itulah, Armida mengatakan, pemerintah harus menyelesaikan persoalan subsidi BBM dengan menekan konsumsinya dan meningkatkan produksinya. Upaya yang ditempuh antara lain dengan membangun kilang minyak dan melakukan konversi energi.

"Itu harus dilakukan, lima tahun lagi (menunggu) enggak bisa. Enggak bisa subsidi across the board (pukul rata) tanpa ada investasi kilang atau tanpa konversi energi,” ujarnya.

Sebagai informasi, dalam tiga tahun terakhir, belanja subsidi BBM rata-rata mengalami pembengkakan sebesar 33,8 persen. Pada 2011, realisasi belanja subsidi BBM mencapai Rp165,2 triliun atau 127,3 persen dari pagu sementara pada 2012 realisasinya sebesar Rp211,9 triliun atau 154,2 persen dari pagu dan pada 2013 realisasinya sekitar Rp240 triliun atau 120 persen dari pagunya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Asyik, Subsidi BBM dan...
Asyik, Subsidi BBM dan Listrik Diperpanjang Pemerintah Hingga 2021
Ekonom: Subsidi BBM...
Ekonom: Subsidi BBM Lebih Tepat Diberikan Langsung ke Individu
Subsidi BBM Jadi Beban...
Subsidi BBM Jadi Beban APBN, Legislator: Harus Cari Cara Tepat Sasaran
5 Kebutuhan Masyarakat...
5 Kebutuhan Masyarakat Indonesia yang Mendapat Subsidi Pemerintah
Menilik Urgensi Reformasi...
Menilik Urgensi Reformasi Subsidi BBM, Jangan Lupakan 2 Hal Ini
Pemerintah Bocorkan...
Pemerintah Bocorkan Soal Potensi Harga BBM Naik per 1 Juli Nanti
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
11 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
40 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved