Penerapan SNI mainan ancam pedagang kecil

Minggu, 13 April 2014 - 13:39 WIB
Penerapan SNI mainan...
Penerapan SNI mainan ancam pedagang kecil
A A A
Sindonews.com - Ketua Asosiasi Importir dan Distributor Mainan Indonesia (AIMI) Eko Wibowo menilai penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk barang mainan yang akan dicanangkan 30 April 2014 mendatang dinilai dapat mengancam pedagang mainan kecil. Pasalnya, jika standar tersebut diterapkan mainan yang sudah beredar hingga ke pedagang kecil akan ditarik.

"Kemarin kita ajukan kepada Kementerian Perindustrian (Kemenperin), karena kalau sampai terjadi menarik barang tanpa SNI itu mengakibatkan kekacauan," ucapnya ketika dihubungi Sindonews, Minggu (13/4/2014).

Jumlah importir mainan di Indonesia, lanjutnya, berjumlah sekitar 150 importir. Sementara produsen kelas menengah berjumlah sekitar 30, dan produsen kecil hingga mencapai 100. Jika pengawasan barang beredar diterapkan maka itu akan menyangkut nasib pedagang dan pengusaha kecil yang terancam gulung tikar.

"Karena penjualan level mainan itu sampai level bawah. Sampai level pedagang di pinggir emperan sekolah. Kalau itu ditarik, menyangkut nasib pedagang dan pengusaha ratusan ribu orang. Itu bisa jadi kacau," imbuhnya lagi.

Lebih lanjut dia menuturkan, kerugian yang akan terjadi jika penarikan barang beredar jadi dilakukan awal Mei nanti sangatlah besar. Karena ini menyangkut hajat hidup pedagang-pedagang kecil yang terancam mati perekonomiannya.

"Kerugiannya bisa dibayangkan nanti ekonominya mati, itu orang yg biasa jualan bisa berhenti. Kayak pedagang pasar pagi misalnya itu satu hari bisa jualan sampai omzetnya Rp100 ribu hingga Rp500 ribu per hari yang di emperan. Bayangkan saja bisa hilang mata pencaharian. Karena kan itu dilarang jual, harus ditarik. Bisa kacau ini," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pop Mart Resmi Buka...
Pop Mart Resmi Buka Gerai Pertama di Indonesia, Disambut Antusias Penggemar
Top, Ekspor Produk Mainan...
Top, Ekspor Produk Mainan Anak Tembus USD343 Juta
Asah Kreativitas Anak...
Asah Kreativitas Anak di Masa Pandemi Melalui Simply Blox-Play Sofa
Innova Venturer Goda...
Innova Venturer Goda Anak-anak di IIMS, Ini yang Bikin Istimewa
Kidz Station Hadirkan...
Kidz Station Hadirkan Beragam Mainan Inovatif dari Amerika Serikat
Resmi Diluncurkan, Tolo...
Resmi Diluncurkan, Tolo Car Bantu Anak-Anak Latih Kemampuan Motorik
Berita Terkini
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
16 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
22 menit yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
37 menit yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
39 menit yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Resign: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
43 menit yang lalu
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
44 menit yang lalu
Infografis
Trump Serius Ancam Iran...
Trump Serius Ancam Iran dengan Kekuatan Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved