WTO tingkatkan prospek perdagangan dunia

Senin, 14 April 2014 - 19:55 WIB
WTO tingkatkan prospek...
WTO tingkatkan prospek perdagangan dunia
A A A
Sindonews.com - Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) memandang perdagangan global akan tumbuh sebesar 4,7 persen tahun ini, dengan pemulihan ekonomi diperkirakan dapat mengurangi risiko di negara berkembang.

WTO sebelumnya memperkirakan perdagangan bakal tumbuh sebesar 4,5 persen pada 2014, naik dari tingkat estimasi 2,1 persen pada 2013. Perkiraan angka terbaru secara substansial lebih dua kali lipat dari pertumbuhan yang dicapai tahun lalu.

Asia akan menjadi pendorong utama pertumbuhan, meskipun ekspansi kuat China melambat. Pemulihan di Eropa dan Amerika Utara juga ikut mendorong impor dan ekspor.

"Pertumbuhan perdagangan dalam dua tahun terakhir lamban. Jika perkiraan PDB (produk domestik bruto) ke depan sesuai, kami berekspektasi kemajuan luas tapi sederhana pada 2014, dan konsolidasi lebih lanjut pertumbuhan pada 2015," kata Kepala WTO, Roberto Azevedo, seperti dilansir dari ABS-CBN News, Senin (14/4/2014).

WTO memperkirakan pertumbuhan perdagangan akan mengambil langkah nyata tahun depan, mencapai 5,3 persen. Angka itu membawa kembali ke level pertumbuhan perdagangan rata-rata dalam 20 tahun.

"Risiko pelemahan pada perdagangan banyak, namun potensi up side yang signifikan juga ada, karena ekonomi AS tampaknya akan mendapatkan momentum dan Uni Eropa telah berbelok di sudut," ujarnya.

"Pada saat yang sama, negara-negara berkembang telah melambat, karena berbagai alasan baik internal maupun eksternal. Manakah dari kekuatan ini yang lebih kuat, dapat menentukan bagaimana perdagangan dunia berkembang selama satu sampai dua tahun," terang Azevedo.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Bersama Pemerintah...
Pengusaha Bersama Pemerintah Siap Hadapi Uni Eropa dan WTO
Daftar Negara Berkembang...
Daftar Negara Berkembang di Dunia: China Termasuk?
Kandidat dari Saudi:...
Kandidat dari Saudi: Perbaiki WTO Butuh Manajemen dan Kepemimpinan
Perseteruan Indonesia...
Perseteruan Indonesia dengan Brasil Soal Daging Ayam Masuki Babak Baru
Diam-diam China dan...
Diam-diam China dan Australia Tarung di WTO, Geger Soal Tarif Impor Wine
Dibayangi Resesi, WTO...
Dibayangi Resesi, WTO Ungkap Faktor Pendorong Perdagangan Global
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
7 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved