ESDM: Kenaikan TTL industri untuk rasio elektrifikasi

Kamis, 17 April 2014 - 11:32 WIB
ESDM: Kenaikan TTL industri...
ESDM: Kenaikan TTL industri untuk rasio elektrifikasi
A A A
Sindonews.com - Kementerian ESDM sudah memutuskan untuk mencabut subsidi listrik yang selama ini diberikan kepada industri. Pemerintah mengklaim, hal ini dilakukan agar pemerintah bisa menghemat sekitar Rp90 triliun untuk tahun ini.

"Ini dilakukan sejalan dengan roadmap subsidi yang dilakukan dari 2013. Yang berhak mendapat subsidi adalah masyarakat. Diharapkan roadmap ini dapat dilakukan tiap tahun. Sehingga 2018 yang bukan termasuk golongan tidak mampu akan dicabut subsidinya sesuai dengan undang-undang kelistrikan," ungkap Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jarman dalam coffee morning di kantornya, Kamis (17/4/2014).

Dia mengklaim, alokasi dananya sebagian akan digunakan untuk meningkatkan rasio elektrifikasi. Karena pemerintah menargetkan tahun 2020 rasio elektrifikasi sudah mendekati 99 persen, yang salah satunya didapat dari penghapusan subsidi golongan yang mampu.

"RUPTL 2013-2022 kebutuhan listrik naik 5700 Megawatt dan ini harus dipasok untuk mendorong ekonomi, tapi kalau kita lihat dari kemampuan maka 2018 akan timbul demand yang tidak bisa dipasok dengan skema PLN yang dibangun berdasarkan hutang. Nah, itu kira-kira sekitar 20 persen mulai 2018," lanjut dia.

Menurutnya, harus ada terobosan baru bahwa pihak swasta diharapkan bisa langsung menjual listriknya ke industri, tidak lewat Perusahaan Listrik Negara (PLN).

"Karena itu kita cabut, dengan dicabut maka swasta punya pilihan mulai 2015. Apa dia berencana membangun pembangkit listrik atau dia beli listrik dari pembangkit swasta atau dari PLN. Kan sama-sama enggak disubsidi," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diskon Tarif Listrik...
Diskon Tarif Listrik Sebabkan Deflasi Januari 2025
Jawaban Bahlil Soal...
Jawaban Bahlil Soal Kemungkinan Diskon Tarif Listrik di 2026
Penyesuaian Tarif Listrik...
Penyesuaian Tarif Listrik bagi Golongan Mampu Berlaku Juli Mendatang
Resmi, Ini Rincian Tarif...
Resmi, Ini Rincian Tarif Listrik Terbaru per Oktober-Desember 2024
10 Negara dengan Tarif...
10 Negara dengan Tarif Listrik Termahal di Dunia
Kabar Baik, Tarif Listrik...
Kabar Baik, Tarif Listrik Tidak Naik Sampai Akhir Tahun 2025
Berita Terkini
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
27 menit yang lalu
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
1 jam yang lalu
Jaga Pasokan BBM di...
Jaga Pasokan BBM di Sumut: Pertamina Tindak Mobil Tangki Nakal, Terminal dan SPBU Siaga 24 Jam
2 jam yang lalu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
3 jam yang lalu
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
4 jam yang lalu
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
12 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved