Nelayan Tabanan kelimpungan harga lobster anjlok

Kamis, 17 April 2014 - 12:41 WIB
Nelayan Tabanan kelimpungan...
Nelayan Tabanan kelimpungan harga lobster anjlok
A A A
Sindonews.com - Harga lobster di Kabupaten Tabanan, Bali sebelumnya sempat menyentuh Rp450 ribu perkilogram, kini terjun bebas menjadi Rp200 ribu perkilogram.

Anjloknya harga lobster tersebut, membuat nelayan di kabupaten Tabanan yang selama ini mengandalkan pendapatan dari lobster merasa kelimpungan.

"Dari 10 unit bubu, hari ini saya hanya mendapat satu ekor lobster kecil ukuran 100 gram yang dihargai pengepul Rp20 ribu," ujar Wayan Kuanti, seorang nelayan di Yeh Gangga, Kamis (17/4/2014).

Menurut Kuanti, hasil yang diperolehnya tersebut tidak sesuai dengan biaya operasional karena untuk sekali melaut pasang bubu dirinya menghabiskan uang untuk beli 2 kilogram umpan ikan lemuru Rp30 ribu dan 5 liter bensin Rp35 ribu. "Kalau harga anjlok begini rugi pak cari lobster," keluhnya.

Kuanti dan nelayan lainnya di Yeh Gangga tidak tahu pasti kenapa harga lobster anjlok. Padahal saat ini lobster sulit dicari. Harusnya kalau lobster langka harganya naik. "Sekarang lobster langka, tapi harga kok malah anjlok," keluh Nyoman Darmadi, nelayan lainnya di Yeh Gangga.

Pengepul lobster di Yeh Gangga, Tabanan, Dewa Gede Ada Artana yang juga pemilik UD Tulus Lobster membenarkan harga lobster saat ini memang sedang rendah. Dirinya tidak tahu pasti apa penyebabnya, namun diduga karena negara-negara lain produksinya sedang melimpah.

"Lobster sudah menjadi komoditas ekspor. Kalau persediaan di pasaran luar negeri melimpah harga biasanya turun," katanya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
Menteri Edhy Bertekad...
Menteri Edhy Bertekad Hidupkan Bitung Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Perikanan
Menteri Edhy: Pantai...
Menteri Edhy: Pantai Selatan Jawa Berpotensi Jadi Sentra Budidaya Udang
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
12 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
27 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved