KKP ambil bagian dalam RPOA IUU

Kamis, 17 April 2014 - 14:47 WIB
KKP ambil bagian dalam...
KKP ambil bagian dalam RPOA IUU
A A A
Sindonews.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ambil bagian dalam forum Regional Plan of Action to Promote Responsible Fishing Practices Including Combating Illegal, Unreported, and Unregulated Fishing in the Southeast Asia Region (RPOA IUU), sebagai sekretariat forum sejak 2007.

"RPOA ini memiliki peran penting sebagai upaya soft structure untuk mendorong negara di kawasan Asia Tenggara, untuk melaksanakan pengelolaan perikanan secara bertanggung jawab, termasuk pemberantasan IUU Fishing," ungkap Sekretaris Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP, Ida Kusuma di kantornya, Kamis (17/4/2014).

Dia mengatakan, RPOA IUU fishing ini disepakati 11 negara. Di antaranya Australia, Brunei Darussalam, Cambodia, Indonesia, Malaysia, Papua New Guinea, Filipina, Singapura, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam.

Selain itu, dia juga menyebutkan terdapat empat advisory bodies yang mendukung forum ini. Yaitu SEAFDEC, Infofish, Word Fish, dan FAO-APFIC.

"IUU fishing bukan fenomena baru dalam kegiatan perikanan tangkap, dan ini tidak terbatas hanya di laut lepas saja. Namun, ini juga terjadi di Zona Ekonomi Eksklusif, laut teritorial, bahkan di perairan pedalaman. Ini dilakukan kapal perikanan asing (KIA) dan kapal perikanan Indonesia (KII)," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
KKP Genjot Peluang Investasi...
KKP Genjot Peluang Investasi di Sektor Perikanan Selama 2022
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
21 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved