Pemerintah tak punya konsep pengembangan perbankan

Kamis, 17 April 2014 - 16:01 WIB
Pemerintah tak punya...
Pemerintah tak punya konsep pengembangan perbankan
A A A
Sindonews.com - Pemerintah dinilai tidak mempunyai konsep pengembangan perbankan nasional jika tetap memaksakan penambahan agenda persetujuan perubahan pemegang saham pada RUPSLB PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN). Hal itu cenderung berpotensi menjadi sebuah intervensi.

"Tidak ada untungnya jika Bank Mandiri mengakuisisi Bank BTN. Apalagi jika dibayar dengan obligasi rekap karena mengartikan Bank BTN tidak memiliki nilai lebihnya atau value added. Padahal kinerja Bank BTN sangat baik," ujar pengamat perbankan Paul Sutaryono saat dihubungi di Jakarta, Kamis (17/04/2014).

Paul mengatakan, dari pada melakukan kebijakan seperti itu, lebih baik pemerintah fokus melindungi bank lokal menghadapi serbuan asing pada 2015 mendatang, diantaranya dengan merevisi PP No 29/1999 tentang Pembelian Saham Bank Umum. Khususnya yang terkait dengan diperbolehkannya warga negara asing memiliki 99 persen dari jumlah bank lokal.

Karena menurut dia, pada saat PP itu ditetapkan, kondisi perbankan sedang tidak baik sebagai dampak krisis ekonomi. Padahal pada saat ini, sudah sangat berbeda. Kondisi kesehatan perbankan sangat baik, ditandai dengan kinerjanya yang positif.

“Modal perbankan kita sekarang sudah semakin kokoh. Sudah saatnya peraturan tersebut direvisi,” kata dia.

Lebih lanjut dia menegaskan, pemerintah seharusnya meminta izin kepada DPR terlebih dahulu sebelum merealisasikan penjualan saham BTN kepada PT Bank Mandiri Tbk. Hal ini penting agar mendapatkan persetujuan dari DPR.

“Inikan perubahan pemegang saham. Walaupun sama bank pemerintah harusnya ada izin dari DPR,” kata dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Achmad Chaerul Kembali...
Achmad Chaerul Kembali Ditunjuk Sebagai Corporate Secretary BTN
Peningkatan Tata Kelola...
Peningkatan Tata Kelola Hantar BTN Masuk Jajaran TOP 3 ASEAN CGS
Mantan Dirut Kesandung...
Mantan Dirut Kesandung Kasus Gratifikasi, BTN Hormati Prosesnya
Hadiah Total Rp171 Juta...
Hadiah Total Rp171 Juta Disiapkan BTN Saat Semarak HUT ke-71
BTN Raih Sertifikat...
BTN Raih Sertifikat Standar Internasional Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Punya Jajaran Direksi...
Punya Jajaran Direksi Baru, Bank BTN Optimistis Tembus Target 2021
Berita Terkini
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
35 menit yang lalu
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
1 jam yang lalu
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
1 jam yang lalu
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
2 jam yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
3 jam yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved