Rupiah diproyeksi kembali melemah

Selasa, 22 April 2014 - 08:56 WIB
Rupiah diproyeksi kembali...
Rupiah diproyeksi kembali melemah
A A A
Sindonews.com - Rupiah diproyeksi melaju kembali di zona merah melanjutkan pelemahannya atas dolar Amerika Serikat (USD) yang terjadi pada perdagangan awal pekan bertepatan dengan perayaan hari Kartini.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, laju rupiah di bawah level support Rp11.428 per USD. Rentang rupiah hari ini diperkirakan bergerak pada kisaran Rp11.438-11.420 per USD mengacu kurs tengah Bank Indonesia (BI).

Menilik perdagangan awal pekan, tampak laju nilai tukar rupiah kembali masuk ke zona merah di hari Kartini seiring dengan menguatnya USD pasca pelaku pasar merespon negatif rilis membesarnya impor Jepang yang menyebabkan nilai tukar yen mengalami pelemahan.

Di sisi lain, penguatan USD juga ditopang perkiraan membaiknya data-data ekonomi Amerika Serikat.

"Meski laju USD terhadap GBP dan euro mengalami pelemahan, namun dengan rendahnya yen membuat laju USD dapat terlihat lebih tinggi dibandingkan laju sejumlah mata uang Asia," kata Reza, Selasa (22/4/2014).

Pada perdagangan kemarin, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI berada di level Rp11.430 per USD. Posisi ini melemah 12 poin dari penutupan Kamis (17/4/2014) Rp11.418 per USD.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.446 per USD. Posisi ini tergerus 22 poin dibanding penutupan perdagangan akhir pekan lalu di level Rp11.424 per USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
1 jam yang lalu
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
2 jam yang lalu
Komut Pertamina Salurkan...
Komut Pertamina Salurkan Seragam Sekolah bagi 200 Anak Prasejahtera di Banyuwangi
2 jam yang lalu
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemkab Bekasi
3 jam yang lalu
IHSG Lesu dalam Sepekan,...
IHSG Lesu dalam Sepekan, Cermati Saham-saham yang Cuan dan Boncos
3 jam yang lalu
Pertamina Pastikan Kesiapan...
Pertamina Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Ujung Timur Jawa
3 jam yang lalu
Infografis
Trump Perintahkan Pembukaan...
Trump Perintahkan Pembukaan Kembali Penjara Alcatraz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved