Kadin: Tidak perlu BTN diakuisisi

Rabu, 23 April 2014 - 13:32 WIB
Kadin: Tidak perlu BTN...
Kadin: Tidak perlu BTN diakuisisi
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bidang Pemberdayaan Daerah, Natsir Mansyur menganggap akuisisi yang akan dilakukan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) terhadap PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) adalah sesuatu yang tidak perlu.

"Kalau saya lihat penggabungan ini tidak perlu. Malah BTN perlu dikembangkan dan difokuskan untuk bank perumahan," kata dia di Menara Kadin Jakarta, Rabu (23/4/2014).

Apalagi, kata dia, di daerah-daerah masih banyak perumahan yang perlu dibangun, dan dukungan dari pemerintah sangat dibutuhkan untuk membangun BTN. Selain itu, masalah terkait birokrasi, pajak, dan biaya yang kondusif perlu segera diselesaikan pemerintah.

"Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) sudah bagus tapi harus disupport kementerian lain seperti Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementerian BUMN tentunya," imbuh dia.

Dukungan dari kementerian tersebut, menurutnya dapat berupa kebijakan. Yakni bagaimana mengurangi biaya rumah (structure cost) agar harga rumah tidak terlampau mahal, serta pemberian keringanan pinjaman.

"Intinya Kadin dan para stakeholder pembangun perumahan menolak merger BTN dan Bank Mandiri," pungkas Natsir.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Achmad Chaerul Kembali...
Achmad Chaerul Kembali Ditunjuk Sebagai Corporate Secretary BTN
Peningkatan Tata Kelola...
Peningkatan Tata Kelola Hantar BTN Masuk Jajaran TOP 3 ASEAN CGS
Mantan Dirut Kesandung...
Mantan Dirut Kesandung Kasus Gratifikasi, BTN Hormati Prosesnya
Hadiah Total Rp171 Juta...
Hadiah Total Rp171 Juta Disiapkan BTN Saat Semarak HUT ke-71
BTN Raih Sertifikat...
BTN Raih Sertifikat Standar Internasional Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Punya Jajaran Direksi...
Punya Jajaran Direksi Baru, Bank BTN Optimistis Tembus Target 2021
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
16 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
59 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved