BI prediksi Kota Denpasar deflasi

Rabu, 23 April 2014 - 19:39 WIB
BI prediksi Kota Denpasar...
BI prediksi Kota Denpasar deflasi
A A A
Sindonews.com - Seiring datangnya musim panen bulan ini, menyebabkan berbagai komoditas rumahan seperti sayur mayur dan bumbu akan mengalami penurunan harga, sehingga memicu terjadinya deflasi di Bali.

"April ini Kota Denpasar mengalami deflasi (penurunan harga) dengan laju tidak lebih dari -0,1 persen," kata Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah III Bali Nusa Tenggara, Ananda Pulungan dalam rilisnya di Denpasar, Rabu (23/4/2014).

Prediksi penurunan harga terjadi pada Komodiotas valatile food sejalan masa panen padi subround pertama 2014. Mengacu pada Survei Pemantauan Harga (SPH) pada pekan ketiga April 2014, menunjukkan beberapa komoditas seperti sayuran, dan bumbu mengalami penurunan harga.

Itu sejalan pola inflasi pada April selam enam tahun terkahir. Berdasar catatan BI, sebagian besar komoditas yang mengalami penurunan yaitu harga cabai merah dan cabai rawit yang turun lebih dari 30 persen.

Komoditas lainnya yang mengalami penurunan relatif besar yaitu sawi hijau turun sekitar 27 persen. Sementara harga bayam harganya turun 10 persen. "Kalau hingga akhir april tren penurunan harganya berlanjut maka deflasi melebihi -0,1 persen," imbuhnya.

Berbeda dengan komoditas core inflation dan administered price selama April ini diperkirakan relatif stabil. Stabilnya harga komoditas core inflation karena meredanya tekanan permintaan pada periode pasca nyepi dan low season kunjungan wisatawan.

Masuknya musim panen juga menyebabkan penurunan tekanan harga dibeberapa komoditas utama yang tergolong volatile foods. Menurut dia, untuk faktor pendorong inflasi (upward risk) disebabkan ekpektasi inflasi yang masih berada pada lebel yang tinggi serta kenaikan pajak barang impor dan risiko fluktuasi rupiah yang cukup tinggi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terima Data Inflasi...
Terima Data Inflasi 2,84% dan Pertumbuhan Ekonomi 5,11%, Jokowi: Segar kalau Seperti Ini
Inflasi Bulan Maret...
Inflasi Bulan Maret 2025 Mencapai 1,65 Persen
Badan Pusat Statistik...
Badan Pusat Statistik : Inflasi 2021 Capai 1,87 Persen
Inflasi Mei Diperkirakan...
Inflasi Mei Diperkirakan Mencapai 0,31 Persen
Prediksi Inflasi September...
Prediksi Inflasi September 2022 Efek Kenaikan Harga BBM
Angka Inflasi Jawa Barat...
Angka Inflasi Jawa Barat Tertinggi
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Dokumen CIA Prediksi...
Dokumen CIA Prediksi Siapa Pemenang Perang India dan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved