Produksi kakao Indonesia terbaik ke-3 di dunia

Jum'at, 25 April 2014 - 17:12 WIB
Produksi kakao Indonesia...
Produksi kakao Indonesia terbaik ke-3 di dunia
A A A
Sindonews.com - Indonesia boleh berbangga, karena produk kakao mendapat pengakuan dunia. Tahun ini, kakao Indonesia mendapat rangking ke-3 di dunia dengan penghasilan produksi sekitar 720 ribu ton per tahun.

"Produk kakao memang tinggi, tetapi konsumsi masyarakat masih sangat rendah, hanya sekitar 0,3 kg per kapita per tahun," kata Kepala Dinas Perkebunan Jawa Timur (Jatim), Moch Samsul Arifien, Jumat (25/4/2014).

Tingkat konsumsi ini berbeda dengan negara lain, seperti Finlandia. Di negara itu, konsumsi masyarakat bisa mencapai 10 kg per kapita per tahun. Namun, Indonesia tetap bangga karena kualitas kakao yang dihasilkan lebih baik dari pada negera tersebut.

Untuk produksi kakao yang dicapai Provinsi Jawa Timur saat ini sebesar 35 ribu ton. Meskipun kontribusi terhadap produksi nasional belum begitu besar. Namun hal ini merupakan kesuksesan tersendiri, mengingat sejarah kakao di Jawa Timur yang kelam saat pasca reformasi.

Pada masa sebelum reformasi, perkebunan kakao di Jatim adalah milik perkebunan besar yang pada akhirnya produksi terus menurun hingga 50 persen, karena permasalahan sosial antara perkebunan besar dengan masyarakat sekitarnya.

"Banyak pohon kakao yang dilakukan konversi dengan tanaman semusim oleh masyarakat, bahkan kita kehilangan plasma nutfah kakao edel (mulia)," ujarnya.

Berbagai upaya di berbagai daerah telah dilakukan oleh Dinas Perkebunan Pemprov Jatim untuk kembali meningkatkan produksi kakao Jatim. Diawali dari Donomulyo Malang, Udanawu Blitar, Nganjuk, Ngawi, dan Pacitan.

"Dengan program kakao belt di sepanjang pantai selatan dari Banyuwangi sampai Pacitan dalam kurun lima tahun terakhir tercapailah produksi kakao rakyat Jatim sebesar 35 ribu ton," kata dia.

Samsul mengingatkan akan pasar terbuka pada 2015, produk dari luar negeri akan masuk Indonesia tanpa beban pajak. Sehingga efisiensi produk perkebunan terutama kakao harus ditingkatkan agar bisa berkompetisi. Antara lain melalui peningkatan produktivitas dan mutu produk.

"Pemerintah tak akan tinggal diam dan akan selalu ada peran untuk membantu melindungi produksi perkebunan rakyat," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Laju Ekspor Biji Kakao...
Laju Ekspor Biji Kakao Sulsel Tetap Kencang di Masa Pandemi Covid-19
Harga Kakao Turun di...
Harga Kakao Turun di Tingkat Petani
Platform Webtoon Berstandar...
Platform Webtoon Berstandar Internasional ‘Kakao Webtoon’ Diluncurkan di Indonesia
Tingkatkan Nilai Produk...
Tingkatkan Nilai Produk Kakao, Kemendag Jajaki Kerja Sama dengan Italia
PT Mars Target Dukung...
PT Mars Target Dukung Peningkatan Kesejahteraan 9.000 Petani Kakao
Melihat Proses Produksi...
Melihat Proses Produksi Coklat di Doesoen Kakao
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
10 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
11 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved