Kemendag teken kerja sama dengan Hong Kong

Selasa, 29 April 2014 - 13:06 WIB
Kemendag teken kerja...
Kemendag teken kerja sama dengan Hong Kong
A A A
Sindonews.com - Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Nus Nuzulia Ishak bersama Deputy Executive Director Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) Benjamin Chau, menandatangani Join Statement kemarin.

Penendatangan tersebut dalam rangka meningkatkan hubungan kerja sama antara Indonesia dengan Hong Kong. Moment ini dilakukan bersamaan dengan penyelenggaraan pameran Hong Kong International Gift and Premium 2014.

"Penandatanganan joint statement ini merupakan upaya untuk mengoptimalkan program dan hubungan kerja sama antara Indonesia dan Hong Kong yang tertuang pada nota kesepahamamn MoU (Memorandum of Understanding) di bidang promosi perdagangan yang ditandatangani sebelumnya pada 20 Februari 2012," jelas dia dalam rilisnya, Selasa (29/4/2014).

Joint statement ini, sambung dia, merupakan pengembangan dari kerja sama yang tercantum dalam MoU dengan menambahkan beberapa hal, terkait implementasi poin-poin Kerja Sama yang dilakukan kedua pihak.

Dia mengatakan, salah satu klausulnya adalah pengaturan implementasi atas promosi bagi 500 perusahaan Indonesia yang dilakukan melalui pemuatan profil perusahaan Indonesia di situs HKTDC.

"Target industri yang akan dikembangkan melalui kerja sama ini antara lain seni dekorasi dan kerajinan, peralatan rumah tangga, furnitur, gift and premium, toys and games, permata dan perhiasan. Kemudian, garmen dan tekstil, fashion dan aksesori, makanan, teh, dan alat tulis," tutgurnya.

Pihaknya berharap, melalui penandatanganan ini, diharapkan produk ekspor Indonesia dapat dikembangkan sesuai dengan selera pasar internasional dan tren produk masa kini. Pada akhirnya dapat meningkatkan volume perdagangan Indonesia.

Sementara, Benjamin Chau mengatakan, melalui penandatanganan ini diharapkan pelaku usaha di Hong Kong dapat lebih meningkatkan hubungan perdagangan dengan pengusaha Indonesia.

"Sebaliknya, para pengusaha Indonesia dapat menggunakan platform online market place HKTDC yang selama ini sudah lama digunakan oleh para dunia usaha internasional dalam melakukan transaksi perdagangan," ujar dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hubungan Dagang 2 Musuh...
Hubungan Dagang 2 Musuh Utama Amerika Kian Lengket: Tembus Rp244,7 Triliun
Melihat Sudut Pandang...
Melihat Sudut Pandang China ke Indonesia, Mitra Dagang Terbesar dalam 1 Dekade
RI-Bangladesh Sepakati...
RI-Bangladesh Sepakati Kerja Sama Dagang Rp4,53 Triliun
Mengembalikan Persahabatan...
Mengembalikan Persahabatan Indonesia-Rusia
Jepang Garap 6.794 Proyek...
Jepang Garap 6.794 Proyek di Indonesia, Airlangga Sambut Peluang Kerja Sama Baru
Indonesia dan China...
Indonesia dan China Dorong Kerja Sama Investasi dan Perdagangan
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
26 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
35 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
51 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
53 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved